Megapolitan

Siap Kembangkan Kepesertaan TKI

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Siap Kembangkan Kepesertaan TKI - Megapolitan

LINDUNGI-Personel BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang.FOTO:BPJSTK

INDPOS.CO.ID - Kantor-kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan pada 2019 ini direncanakan akan mengelola kepesertaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI). Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang menyatakan siap untuk menyelenggarakan serta mengembangkan cakupan kepesertaan untuk melindungi pahlawan devisa negara itu.

”Untuk pengelolaan kepesertaan pekerja migran Indonesia kami tentu kami akan di-drop data dari Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi kami tidak hanya berhenti di situ, karena kami akan berusaha untuk menambah kepsertaan PMI di wilayah Jakarta Selatan,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang Tonny Tanamal (31/1/2019).

Salah satu langkahnya yaitu akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan dengan Kantor BNP2TKI Wilayah Jakarta Selatan. Tujuannya mendapatkan data-data calon-calon pekerja mingran Indonesia serta membahas skema pendaftaran kepesertaan calon PMI. ”Kami akan bahas mekanisme bagaimana calon PMI yang mengurus di Kantor BNP2TKI Jakarta Selatan bisa langsung otomatis terdaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.

Nantinya pihaknya bersama unsur terkait akan membahas sampai teknis pelaksanaan akuisisi khusus untuk PMI. ”Potensi PMI di Indonesia sangatlah besar. Kami mendapatkan informasi jumlah PMI yang bekerja di seluruh dunia mencapai 90,7 juta dengan potensi iuran Rp 53 miliar,” ungkap Tonny.

Sementara posisi saat ini kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagian besar masih menjangkau PMI di Malaysia yaitu sekitar 99 ribu lebih dengan iuran Rp 6,9 miliar.”Masih sangat banyak PMI yang belum terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itulah menjadi tugas dari seluruh stakeholder termasuk Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang untuk mengakuisisi calon PMI di wilayah Jakarta Selatan agar terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerajaan,” ucapnya.(dni)

Berita Terkait


Baca Juga !.