Nasional

Pupuk Kaltim Gelar Program Magang Mahasiswa Bersertifikat

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Pupuk Kaltim Gelar Program Magang Mahasiswa Bersertifikat - Nasional

PENINGKATAN SDM - Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi saat menyambut mahasiswa yang mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat di Aula Gedung Diklat Kantor Pusat Pupuk Kaltim, Rabu (30/1/2019). FOTO: Humas Pupuk kaltim

INDOPOS.CO.ID – Komitmen Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kompetensi SDM terus konsisten digalakkan. Teranyar, produsen pupuk terbesar di Indonesia itu kembali membuka kesempatan belajar melalui Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).

Acara dibuka oleh Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi, didampingi GM SDM Pupuk Kaltim Jojok Wido Harjoso dan Manager Learning Center Pupuk Kaltim Tathit Surya Arjanggi, di Aula Gedung Diklat Kantor Pusat Pupuk Kaltim pada Rabu (30/1/2019).

PMMB merupakan inisiasi Kementerian BUMN pada program BUMN Hadir untuk Negeri, yang  ditindaklanjuti melalui Memorandum of Understanding (MoU) bersama para Rektor dari seluruh Universitas se-Indonesia. Program ini didukung kerjasama Forum Human Capital Indonesia dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Tenaga Kerja.

 PMMB merupakan tahap pertama yang dilaksanakan serentak se-Indonesia, dengan durasi magang selama 6 bulan. Khusus Pupuk Kaltim, PMMB diikuti 26 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi,  di antaranya Universitas Mulawarman (Samarinda) 20 orang, Politeknik Negeri Samarinda 4  orang dan Politeknik Negeri Malang (Jawa Timur) 2 orang.

Tathit menjelaskan, seluruh mahasiswa peserta PMMB terbagi pada beberapa jurusan, yakni Teknik Industri 9 orang, Teknik Elektro 9 orang, Teknik Kimia 4 orang, Teknik Mesin 2 orang dan Ilmu Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat 2 orang. “Penempatan di unit kerja Pupuk Kaltim yang sesuai jurusan peserta, sebab PMMB merupakan pengganti Praktek Kerja  Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang wajib diikuti mahasiswa sebagai syarat  kelulusan,” terang Tathit.

Secara rinci, unit kerja penempatan ada di 13 Departemen, yaitu Departemen Pengadaan Barang, Penerimaan dan Pergudangan, Pemeliharaan Instrumen, Pemeliharaan Listrik,  Manufacturing Logam, K3, Manajemen Aset, Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa,  Perencanaan dan Pengendalian Turn Around, Keandalan Pabrik, Operasi Pabrik 1A, Operasi  Pabrik 2 dan CSR.

Tahap akhir program ini, seluruh peserta akan disertifikasi sesuai skema kompetensi yang bisa dipilih berdasarkan jurusan. Jika tidak ada skema kompetensi yang sesuai, maka sertifikat akan dikeluarkan Pupuk Kaltim berdasarkan penilaian para pembimbing di setiap unit kerja. “Maka dari itu, kami harap para peserta dapat serius dan tekun selama pelaksanaan magang, baik untuk aplikasi soft competency maupun hard competency,” tambah Tathit.

Sementara, Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi, menyambut positif PMMB sebagai nilai tambah bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja pasca kelulusan. Meizar berharap masa magang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh mahasiswa, untuk menimba ilmu sekaligus memahami dengan baik iklim dunia kerja dan industri.

Dirinya menilai PMMB sebagai kesempatan berharga untuk mendalami terapan ilmu  yang diperoleh selama kuliah, dengan melakukan praktek langsung di Perusahaan. Hal ini sekaligus mendorong peningkatan kompetensi dan kapabilitas para peserta, khususnya terapan ilmu yang dipelajari sesuai jurusan masing-masing. “Kepercayaan diri akan lebih meningkat, dibanding orang yang baru lulus dan belum mengenal dunia kerja,” tutur Meizar. 

Meizar kembali menekankan seluruh peserta dapat serius selama magang di Pupuk Kaltim, karena program ini merupakan hal langka yang tidak terbuka setiap saat. Apalagi jika berkaca beberapa tahun silam, kesempatan magang begitu sulit didapatkan, sehingga banyak lulusan sarjana yang tidak memahami dengan baik terapan ilmu selama kuliah, saat terjun di dunia kerja. “Manfaatkan kesempatan ini, karena akan banyak pengalaman yang tidak diperoleh saat di bangku kuliah. Dari awal hanya memahami teori, tapi dengan magang, ilmu bisa teraplikasi dengan baik,” lanjut Meizar. 

Tujuan inilah sejatinya yang ingin dicapai Pupuk Kaltim, baik pada Apprentice Challenge maupun Internship Program yang kini juga berjalan, sehingga keberadaan Pupuk Kakeberadaan Pupuk Kaltim tak hanya berkontribusi langsung melalui penerapan CSR saja, tapi juga sarana peningkatan kapasitas SDM di Indonesia, melalui pelatihan dan magang yang difasilitasi Perusahaan. “Hal ini sebagai langkah konkrit Pupuk Kaltim dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di segala bidang. Tak hanya sosial kemasyarakatan, juga pendidikan serta peningkatan kompetensi agar lebih berdaya saing,” pungkas Meizar.

Pelaksanaan PMMB ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Meizar Effendi, dilanjutkan Jojok Wido Harjoso kepada perwakilan mahasiswa. (adv)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.