Headline

BNPB Bentuk Tim Khusus Kebencanaan

Redaktur: Ali Rahman
BNPB Bentuk Tim Khusus Kebencanaan - Headline

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Bernadus Wisnu Widjaja (ketiga dari kiri) bersama tim khusus kebencanaan BNPB memberikan keterangnya di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (31/1/2019). Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk tim khusus dalam upaya penanggulangan bencana. Tim ini berjumlah tujuh personel, terdiri dari akademisi dan para ahli dari lembaga terkait kebencanaan.

"Kita memanfaatkan pemikiran atau memberikan masukan dalam hal kebijakan berikut lingkup kegiatannya. Seluruh kekuatan para peniliti dalam penanggulangan bencana," ujar Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Bernadus Wisnu Widjaja, di kantornya, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Setiap anggota yang tergabung dalam tim ini, akan menerapan ilmu pengetahuan bersifat ilmiah guna membuat sistem yang berkaitan dengan evaluasi mitigasi bencana.

"Saat ini mengkaji hasil risetnya. Itu akan dikaji dengan buat beberapa perencanaan kegiatan ke depan. Artinya kalau ada kejadian kita evaluasi bagaimana perbaikannya," jelas Wisnu Widjaja.

Selain itu mengkoordinasikan masukan untuk pengelola kajian risiko objek vital pemerintah yang memiliki aktivitas ekonominya tingi. Karena sebagian tempat harus dibangun tahan terhadap bencana.

"Jangan sampai sudah kita bangun, seperti kemarin ternyata pelabuhan rentan. Masih kena power plant supply nah ini perku kita kaji dan perlu diperkuat. Supaya itu tidak hancur saat kejadian bencana," terangnya. Hasil kerja yang dilakukan tim tersebut akan disampaikan pada publik setiap satu bulan sekali.

Untuk posisi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB
Bernadus Wisnu Widjaja. Sekretaris diisi oleh Sutopo Purwo Nugroho Kapusdatin Humas BNPB,

Tim ini mempunyai empat bidang. Pertama bidang geologi Guru Besar Masyur Irsyam ITB, kedua bidang hitrometerologi Armi Susandi dari BMKG. Bidang teknologi dan lingkungan ada Prof Jatna Supriatna, keempat bidang industri dan sosial ekonomi Eko Yulianto dari LIPI. (dan)

Berita Terkait

Headline / BNPB Terus Berikan Pengetahuan Risiko Bencana

Headline / Anak-anak Jadi Korban Tanah Longsor di Sukabumi

Nasional / Dampak Gempak Lombok, Sembilan Orang Alami Luka Sedang


Baca Juga !.