Raket

Jorji Fokus Pulihkan Cedera

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Jorji Fokus Pulihkan Cedera - Raket

Gregoria Mariska Tunjung.

INDOPOS.CO.ID – Indonesia Masters 2019 meninggalkan perkara tersendiri bagi Gregoria Mariska Tunjung. Cedera lama yang dia alami kambuh lagi ketika bintang tunggal putri yang akrab disapa Jorji itu melawan Li Xuerui dari Tiongkok di babak pertama (23/1/2019).

Nyeri kembali dirasakan Jorji ketika sedang berupaya mengembalikan bola dari Li. Otot bagian pinggang bawahnya tertarik. Waktu itu, Jorji sempat berhenti sejenak karena kesakitan. Bahkan dia terlihat hampir menyerah. Namun dia melanjutkan pertandingan. Upayanya tidak sia-sia. Walau harus jatuh bangun, pebulutangkis 19 tahun tersebut sukses mengungguli Li lewat rubber game.  ''Setelah pertandingan, saya harus istirahat sampai dua jam sebelum kembali ke penginapan,'' ucap Jorji.

Pada hari kedua Indonesia Masters (24/1/2019), penampilan Jorji memburuk ketika berhadapan dengan Pusarla V Sindhu. Banyak yang beranggapan bahwa cedera tersebut jadi kendalanya. Sebab, beberapa kali dia terlihat membetulkan korset yang menahan pinggangnya. Namun, Jorji menegaskan bahwa saat itu dirinya tidak merasakan sakit.

Setelah tumbang di babak 16 besar tersebut, Jorji menemui dokter. Hasilnya, terjadi peradangan pada otot bagian pinggang bawahnya. Dia harus istirahat total selama tiga hari. Setelah masa rehat tiga hari itu dilalui, pacar penyanyi Mikha Angelo tersebut belum bisa berlatih seperti biasanya. ''Masih belum boleh untuk gerakan tiba-tiba. Kayak eksplosif gitu. Kalau dipaksa nanti kencang lagi,'' ucap Jorji.

Alhasil selama sepekan ini, pelatih pelatnas tunggal putri Minarti Timur tidak memberi beban latihan seperti pemain yang lain. ''Lebih banyak penguatan di bagian tangan, pinggang, kaki. Latihan teknik dikurangi. Minggu ini saya tidak memaksa dulu,'' ucap Minarti.

Jorji mengalami cedera pinggang saat mengikuti turnamen French Open pada akhir Oktober 2018. Setelah diterapi, keadaannya membaik. Tetapi, karena kambuh lagi, mau tidak mau dia harus menjalani terapi lagi lalu rutin mengonsumsi obat-obatan dari dokter.

Itu berarti, persiapan dia menuju All England dipastikan tidak semaksimal para unggulan Indonesia yang lain. Namun, itu jalan terbaik. ''Mending disembuhin dulu total. Sampai sekarang belum masuk teknik. Mungkin baru minggu depan,'' ucap pelatih yang pernah meraih perak di Olimpiade 2000 Sydney, Australia tersebut.

Meski begitu, Jorji sudah dijadwalkan menjalani pemanasan sebelum All England pada 6-10 Maret mendatang. Ia tampil di Djarum Superliga Badminton pada 18-24 Februari mendatang. Dia membela klubnya, Mutiara Cardinal Bandung. Seperti apakah penampilan Jorji nantinya? Kita tunggu saja. (bam)

Baca Juga


Berita Terkait

Raket / Tugas Berat Anthony dan Jojo

Raket / Mental Pemain Indonesia Masih Kurang Matang

Raket / Final Terakhir untuk Owi/Butet

Bulutangkis / Gagal ke Final, Jonatan Mohon Maaf

Bulutangkis / Tontowi/Liliyana Tatap Laga Puncak

Raket / Kans Gresyia/Apriyani Tantang Unggulan Dua


Baca Juga !.