Raket

Cedera, Naomi Osaka Mundur

Redaktur: Heryanto
Cedera, Naomi Osaka Mundur - Raket

Naomi Osaka. Foto : Peter Parks/AFP

INDOPOS.CO.ID - Petenis nomor satu dunia Naomi Osaka mengundurkan diri dari kejuaraan Qatar Terbuka 2019 pekan depan karena cedera punggung, melansir Reuters, Rabu (6/2/2019). Osaka yang akan bertanding untuk pertama kalinya sejak kemenangannya di Australia Terbuka memang pernah menderita masalah di punggung di masa lalu.

Sementara itu, Simona Halep, pemain Rumania yang menggantikan Osaka, Karolina Pliskova, serta Angelique Kerber akan masuk ke arena lapangan di Doha mulai 11 Februari 2019. “Saya menyesal mundur dari Doha tahun ini. Karena saya tidak sabar untuk bermain dan melihat penggemar saya di sana,” kata petenis berusia 21 tahun itu dalam sebuah pernyataan.

Petenis berdarah Jepang-Haiti ini hanya bisa berharap agar agenda tersebut bisa berjalan dengan baik dan bisa mengikuti Qatar Terbuka tahun depan. “Saya berharap semua orang mendapatkan minggu yang hebat dan berharap untuk melihat semua orang tahun depan,” katanya.

Seperti diketahui, Naomi Osaka mencatatkan diri menjadi petenis pertama Jepang  yang menjadi juara Grand Slam US Open (Amerika Serikat Terbuka) 2018. Naomi sebenarnya tidak murni berdarah Jepang. Dia hanya mewarisi darah Jepang dari ibunya, Tamaki Osaka. Sementara itu, ayahnya asli dari Haiti, Leonard Francois.

Otomatis Naomi Osaka menjadi petenis Asia pertama dalam sejarah yang menjadi pemain nomor satu dunia. Hal ini diraih Osaka setelah menjuarai tunggal putri Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne Park, Sabtu 26 Januari 2019. Pada pertandingan final di lapangan keras Stadion Rod Laver Arena, Osaka dari Jepang mengalahkan petenis Republik Cek, Petra Kvitova, 7-6 (7-2), 5-7, 6-4.

“Saya sangat bersemangat untuk menjadi pemain nomor satu dunia yang baru,” kata Naomi Osaka. Dalam daftar peringkat dunia yang akan dikeluarkan Asosiasi Tenis Wanita (WTA) pada Senin, 28 Januari 2019, Osaka akan menggeser posisi petenis Rumania, Simona Halep, dari rangking pertama.

“Saya selalu bermimpi berada di  posisi ini dan saya merasa terhormat untuk menjadi bagian dari kelompok pemain elit yang telah mencapai peringkat nomor satu,” kata Osaka. Ia berusia 21 tahun 104 ketika mengalahkan Petra Kvitova pada final Australian Open, Sabtu, 26 Januari 2019.

Semua ini adalah loncatan karier Naomi Osaka yang fantastis. Pada Januari 2018, ia masih berada di peringkat 72 WTA. Tapi, dengan rekor kemenangan 40-20 tahun lalu, ia dengan cepat menembus 10 besar dunia, meraih dua gelar. Hal ini  termasuk dengan mengalahkan Serena Williams pada final Amerika Serikat Terbuka. (ant)

Berita Terkait


Baca Juga !.