Megapolitan

Mobil Mewah Tunggak Pajak Rp 2,4 Miliar

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Mobil Mewah Tunggak Pajak Rp 2,4 Miliar - Megapolitan

Gedung Kantor Samsat Jakarta Barat. Foto : NET

INDOPOS.CO.ID - Petugas Samsat Jakarta Barat belum mengetahui keberadaan mobil mewah penunggak pajak maupun pemilik sebenarnya. Kepala Unit Pelayanan PKB dan BBNKN Jakarta Barat Elling Hartono mengaku, pihaknya belum mengetahui karena pada saat mobil tersebut belum melunasi kewajibannya, petugas datang ke lokasi. 

"Kami datang ke lokasi dengan menyampaikan surat permohonan BDU (belum daftar ulang) atau surat membayar tunggakan ke alamat yang tertera dalam data di STNK," ungkapnya, Rabu (6/2/2019).

Dijelaskan, wajib pajak yang belum daftar ulang mobil mewah nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) di atas Rp 1 miliar per 31 Desember 2019 hasil door to door sebesar Rp 2,4 miliar. "Miliaran rupiah yang belum dibayarkan oleh wajib pajak, belum daftar ulang mobil mewah tersebut," ujarnya. 

Upaya yang dilakukan untuk mengejar wajib pajak yang tidak patuh tersebut, lanjutnya, dengan menyampaikan surat, kemudian door to door serta melakukan razia bersama. 

Pihaknya mengimbau kepada para wajib pajak agar membayarkan pajak sebelum jatuh tempo dan masyarakat bisa mengecek kepemilikan kendaraannya baik roda 2 maupun roda 4 ke kantor Samsat terdekat dengan menunjukkan KTP. 

Diberitakan, Samsat Jakarta Barat mencatat sedikitnya ada 24 mobil mewah yang menunggak pajak. Total nilai pajak yang menunggak mencapai miliaran rupiah. Sebelumnya, petugas Samsat Jakarta Barat melakukan upaya door to door untuk menagih pajak kendaraan bermotor (PKB) mobil mewah yang menunggak. Salah satunya mobil Bentley yang teregistrasi atas nama Zulkifli yang beralamat di Jalan Mangga Besar IVA Tamansari, Jakarta Barat.

Namun, setelah dicek ke lokasi wajib pajak yang menunggak, pemilik asli ternyata tidak ada di tempat. Bahkan kediaman Zulkifli berada di sebuah gang sempit. Zulkifli bahkan merasa kaget ketika ditagih pajak mobil mewah itu. Akhirnya kendaraan tersebut memblokir.

Berdasarkan keterangan Abdul Manaf, ayah Zulkifli, mengakui pernah memberikan fotokopi KTP Zulkifli kepada seseorang

Sampai dengan 29 Januari 2019, sebanyak 24 mobil mewah menunggak pajak. Di antaranya Ferrari, Rolls Royce, Bentley, Lamborghini, Mercedes Benz, Porsche, BMW, Maybach, Maserati, dan Audi. "Total pajak yang sudah dikirimkan surat kemarin Rp 2.422.251.250, denda Rp 384.925.300," tegas Elling kepada INDOPOS. (ibl) 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.