Hukum

Polda Metro Jaya Sidik Kasus Penganiayaan Petugas KPK

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Polda Metro Jaya Sidik Kasus Penganiayaan Petugas KPK - Hukum

KAWAL - Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto : IST

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat informasi perkembangan terbaru dari tim Polda Metro Jaya. Perkara dugaan penganiayaan terhadap pegawai KPK yang sedang bertugas ditingkatkan statusnya ke penyidikan. 

Sebelumnya alat bukti kuat yang dapat digunakan untuk membuktikan adanya penganiayaan adalah bukti medis berupa visum, rekam medis atau bukti sejenis. Jadi bukan berdasarkan foto atau gambar yang beredar.

"Kami apresiasi cepatnya peningkatan perkara ke penyidikan. Mengacu ke KUHAP, tentu saja ini berarti penyidik telah punya bukti bahwa diduga penganiayaan terhadap pegawai KPK yang sedang bertugas memang terjadi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis, (7/2/2019).

Hal ini semestinya sekaligus menyangkal klaim pihak tertentu bahwa tidak ada penganiayaan di Hotel Borobudur saat itu. "Tinggal dalam proses penyidikan dilakukan upaya mencari tersangka," jelas Febri. 

Seperti tertuang dalam Pasal 1 angka 2 KUHAP penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti. Dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.

Sebelumnya, dua pegawai KPK diduga menjadi korban penganiayaan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019) tengah malam. Penganiayaan itu terjadi saat keduanya sedang melakukan tugas cross check atas informasi masyarakat terkait indikasi korupsi. (dan)
 
 

Berita Terkait

Headline / KPK Periksa Ponakan JK

Headline / Mau Gelar OTT, Dua Petugas KPK Dihajar


Baca Juga !.