Bola Lokal

Andy Diberi Wejangan oleh Dzumafo, Sani Terharu

Redaktur: Riznal Faisal
Andy Diberi Wejangan oleh Dzumafo, Sani Terharu - Bola Lokal

SEMPAT CURIGA - Andy Setyo Nugroho tampil impresif dalam laga uji coba kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2/2019). Foto : Dok/BOLA.COM

INDOPOS.CO.ID - Bek Timnas Indonesia U-22 Andy Setyo Nugroho tampil impresif di laga uji coba kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2/2019) lalu. Ia berhasil menyumbang gol di laga yang berakhir imbang 2-2 itu. Ada cerita, ternyata dia diberi tips oleh Herman Dzumafo, penyerang sekaligus rekannya di Bhayangkara FC.

"Ya, cuma dikasih tips bagaimana menjaga penyerang yang tipenya seperti dia, posturnya seperti dia," kata Andy Setyo usai sesi latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Andy Setyo dan pasangan duetnya, Rachmat Irianto, memang sempat didekati dan berbincang dengan Dzumafo saat mereka menuju ruang ganti untuk turun minum. Namun, karena situasi dalam keadaan bertanding, Andy sempat menganggap wejangan dari Dzumafo semacam pengalih perhatian.

"Bisa juga pengalih perhatian karena pas tanding," katanya. "Tapi, kalau saya sih ambil positifnya saja, ambil yang bagus dan sesuai dengan instruksi pelatih. Sebab, prioritasnya kan tetap instruksi pelatih," ujarnya.

Dalam laga itu Andy bermain hingga pertengahan babak kedua sebelum digantikan oleh Bagas Adi. Ia juga mencetak gol pembuka keunggulan Timnas U-22 di laga tersebut setelah menyambut tendangan bebas M. Luthfi Kamal ke dalam kotak penalti. Gol Andy digandakan melalui eksekusi penalti Gian Zola, namun Bhayangkara berhasil menyamakan skor 2-2 saat.

Sedangkan Sani Rizki Fauzi punya kesan berbeda. Pemain berposisi gelandang ini mengaku bangga menjalani debutnya bersama Timnas U-22 dalam laga uji coba menghadapi klubnya sendiri di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2/2019).

"Bangga bisa dipercaya main sejak menit pertama di debut kemarin bersama Timnas U-22," kata Sani. "Bersyukur dan bangga, terharu juga. Semua keluarga juga terharu," ujar pemain Bhayangkara FC tersebut.

Sani tampil berduet dengan Gian Zola sebagai gelandang serang Timnas U-22 sepanjang babak pertama. Di babak kedua, dia digantikan debutan lainnya Muhamad Rafi Syaharil pada babak kedua.

Pemain kelahiran Sukabumi, 7 Januari 1998 itu mengaku debut itu memberikan motivasi tersendiri baginya menjalani sesi latihan bersama rekan-rekannya di Timnas U-22 menyongsong keikutsertaan dalam Piala AFF U-22 di Kamboja pada 17-26 Februari 2019.

Dia berharap bisa mendapat kepercayaan lagi dari Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-22, saat uji coba melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2/2019).

"Ke depannya saya akan berikan yang terbaik dalam setiap latihan hingga ke Piala AFF U-22 nanti," katanya. "Yang pasti saya akan selalu memberikan yang terbaik, serius dan fokus di setiap latihan. Mudah-mudahan dikasih kepercayaan lagi sama Coach Indra," ujarnya.

Indra mengaku cukup terkejut dengan penampilan sejumlah pemain debutan Timnas U-22, termasuk Sani, Rifal Lastori dan Beni Oktaviansyah.

Rencananya, skuad Garuda Muda akan berangkat ke Malang, Jumat (8/2/2019) pagi dan menjalani sesi latihan sore hari di sana. Mereka akan menghadapi Arema dua hari berselang. (ant)

 

Berita Terkait

Bola Lokal / Momentum Menguji Kerangka Skuad

Bola Dunia / Saddil Gabung, Ezra-Egy Belum Pasti

Bola Lokal / Dari Spanyol, Indra Sjafri Tularkan Komitmen

Bola Lokal / Indra Pantau TC lewat Live Streaming, Lesta Tereliminasi

Total Football / Indonesia U-23 vs Syria U-23, Momen Seleksi Pemain

Liga Indonesia / Kata Luis Milla soal Pemain Inti dan Cadangan Timnas U-22


Baca Juga !.