Megapolitan

BPJS Ketenagakerjaan 'Kembalikan' Jari-jari Tangan Pekerja yang Terpotong

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
BPJS Ketenagakerjaan 'Kembalikan' Jari-jari Tangan Pekerja yang Terpotong - Megapolitan

MIRIP ASLI- Jari tangan tiuran sebagai manfaat dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.FOTO:BPJSTK

INDOPOS.CO.ID - Seorang pekerja yang kehilangan jari-jarinya saat bekerja Nuryadi, 24, akhirnya bernafas lega. Dia menerima jari tangan tiruan dari manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.  

Tak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan menjamin seluruh biaya rumah sakit untuk pemulihannya.”Saya tidak menyangka ini semua terjadi, saya dan keluarga sudah ikhlas karena semua terjadi bukan keinginan saya melainkan ini kecelakaan,” kata Yadi, di Jakarta Utara, Jumat (8/2/2019).

Yadi mengalami kecelakaan kerja  terjepit mesin stamping press sehingga menyebabkan kehilangan ibu jari dan jari telunjuk kanan. Dirinya merupakan tulang punggung bagi istri dan  satu orang anaknya yang masih berumur satu tahun. “Saya dan suami sudah ikhlas menerima takdir yang sudah ditetapkan Allah SWT dengan memiliki jari tangan kanan yang sudah tidak komplit lagi, dan dia masih tetap tegar melaksanakan tugas sebagai pencari nafkah untuk keluarga kecil kami,” kata Pitaloka, 23, suami Yadi.

Beruntung, meski mengalami disabilitas pihak perusahaan tidak memberhentikannya. Yadi tetap dipekerjakan di perusahaan semula. Itu karena pihak perusahaan berkomitmen dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam program return to work (RTW) sebagai bagian manfaat program JKK.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang, Mohammad Agil Alhabsy mengatakan manfaat program JKK BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan atas risiko-risiko yang mungkin terjadi dalam hubungan kerja. Termasuk kecelakaan pada saat perjalanan dari dan menuju tempat kerja serta penyakit yang diakibatkan oleh lingkungan kerja.

Manfaat yang didapat dari program JKK ini selain biaya pelayanan kesehatan berupa perawatan dan pengobatan juga program rehabilitasi. ”Program rehabilitasi yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan dalam hal ini berbentuk pemberian alat bantu (orthese) dan/atau alat ganti (prothese) bagi peserta yang anggota badannya hilang atau tidak berfungsi akibat kecelakaan kerja,” ungkapnya.

Pembuatan jari tangan palsu merupakan salah satu tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja tanpa mengeluarkan biaya satu sen pun bagi perusahaan. BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan manfaat lain dari program JKK, di antaranya program kembali bekerja (return to work) berupa pendampingan bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja atau sakit akibat kerja, program preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan santunan dalam bentuk uang yang mencakup penggantian biaya angkut ke rumah sakit, santunan kecacatan, dan santunan kematian serta biaya pemakaman.(dni)

Berita Terkait


Baca Juga !.