All Sport

Putri JPE Hancurkàn BNI 46

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Putri JPE Hancurkàn BNI 46 - All Sport

INDOPOS.CO.ID - Putaran pertama final four Proliga 2019 terasa berbeda. Kediri dipilih sebagai tuan rumah. Kali pertama sepanjang sejarah Proliga. Biasanya, seri-seri Proliga digelar di kota-kota besar. Gresik pernah menjadi tuan rumah karena merupakan home base tim tradisional Petrokimia.

Nah, di Kediri ini, bukan saja kotanya yang kecil. Venue-nya, GOR Jayabaya, cukup terpencil. Jarak dari pusat kota sekitar 4 kilometer. Dari jarak jauh, gelanggang olahraga itu tidak terlihat. Karena tertutupi oleh pepohonan yang rimbun. Hamparan sawah dan gunung jadi latar belakang. ''Kami lihat potensi di sini bagus. Apalagi, banyak pemain dari tim peserta yang berasal dari sini (Kediri, Red),'' ucap Hanny S. Surkatty, direktur Proliga.

Kapasitas GOR Jayabaya bisa dibilang fantastis. Ia bisa menampung sekitar 8 ribu penonton. Angka itu lebih besar jika dibandingkan GOR Amongrogo, Jogjakarta yang hanya bisa diisi 6 ribu penonton. Hal tersebut juga jadi pertimbangan.

Penyelenggara Proliga 2019 sudah melakukan survei sejak enam bulan sebelumnya. Hasilnya, meskipun kotanya mungil, Kediri punya fasilitas yang bagus. Tidak hanya dalam bentuk venue, tapi juga akomodasi untuk menampung rombongan dari tim peserta. ''Kami ingin juga menyemarakkan olahraga ini ke daerah lain,'' papar Hanny. ''Apalagi, terbukti bisa mengangkat perekonomian daerah,'' imbuh dia.

Para pemain menyambut baik kehadiran Proliga di daerah. Wilda Siti Nurfadillah Sugandi misalnya. Penggawa Jakarta Elektrik PLN itu menilai, antusiasme masyarakat Kediri terhadap kompetisi cukup baik. ''Lapangan juga besar, jadi bikin servis agak berbeda dari biasanya. Angin juga besar, tapi itu tidak bisa jadi alasan untuk tampil tidak maksimal,'' ujar Wilda. (feb/na)

Berita Terkait

All Sport / PGN Popsivo Taklukkan Bandung BJP Pakuan


Baca Juga !.