Bola Dunia

Hmm,  Liberian Slap Itu…

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Hmm,  Liberian Slap Itu… - Bola Dunia

Jose Gimenez

INDOPOS.CO.ID - La Liga memang sudah dimulai sejak jornada pertama pada 19 Agustus 2018. Namun, bagi Madridistas,  aura Real Madrid sesungguhnya baru dimulai saat mereka menang 3-1 dalam Derbi Madrileno ke-222, Minggu (10/2/2019) dini hari.

Betapa tidak.  Tiga angka pada jornada ke-23 tersebut membuat posisi Los Merengues kembali ke runner-up. Uniknya, kali terakhir Real merasakan peringkat dua juga terjadi saat melawan Atletico Madrid pada jornada ketujuh (30/9/2018). Setelah itu, Real terseok-seok bahkan sampai mengendap di posisi kesembilan setelah dibantai 1-5 di El Clasico (28/10/2018).

Kini, Real hanya tertinggal lima angka dari Barcelona di puncak klasemen. Jarak itu bisa kembali melebar andai Lionel Messi dkk mampu menang dari Athletic Bilbao di San Mames dini hari tadi.  ''Hasil hari ini membuat kami mampu memenuhi target (kembali ke posisi kedua, Red). Segalanya masih bisa terjadi,'' ucap kapten Real Sergio Ramos yang dilansir AS.

Pernyataan bek 32 tahun itu merujuk kepada konfigurasi klasemen tepat sebulan lalu. Kala itu, Los Blancos mengawali 2019 dengan tidak pernah menang di dua jornada ke-17 dan 18 dengan imbang 2-2 kontra Villarreal (4/1/2019) dan ditendang 0-2 Real Sociedad (7/1/2019). Hasil di dua pertandingan itu membuat Real tertinggal sepuluh angka dari Barca dan terlempar dari empat besar.

Namun, peruntungan itu kini sedikit demi sedikit mulai berubah. Real mencatatkan lima kemenangan beruntun,  termasuk poin absolut di Estadio Wanda Metropolitano kontra Atleti kemarin dini hari.  Ramos dan Gareth Bale masih jadi kryptonite bagi Atleti. Keduanya sama-sama berkontribusi menyumbang gol bagi tiga angka Real. Ramos melakukannya pertama ketika eksekusi penaltinya gagal dihalau kiper Los Colchoneros Jan Oblak di tiga menit jelang turun minum. Itulah merupakan eksekusi penalti kedelapan dari delapan kesempatan musim ini. Eks pemain Sevilla itu diberi mandat sebagai eksekutor lantaran Cristiano Ronaldo sudah pergi ke Juventus.

Namun, pemberian hadiah penalti oleh wasit Xavier Estrada Fernandez sebenarnya kontroversial. Vinicius Junior yang dilanggar bek Atleti Jose Gimenez di sisi kanan pertahanan tuan rumah jadi perdebatan karena sekilas berada di luar kotak penalti. Namun, VAR (video assistant referee) memiliki penilaian berbeda.  ''Saya tidak ragu untuk itu (pelanggaran terjadi di luar kotak penalti, Red). Ada foto-foto pertandingan yang menguatkan kejadian tersebut,'' kata bek timnas Uruguay tersebut.

Apa pun itu, Ramos sudah telanjur berselebrasi untuk gol keenamnya kontra Atleti. Dan, selebrasi yang dilakukan adalah mengejek selebrasi yang biasa dilakukan striker Atleti Antoine Griezmann yang terinspirasi game Fortnite.

Hanya, saat mencetak gol penyeimbang kedudukan 1-1 bagi Atleti pada menit ke-25 dia tidak berselebrasi karena gol itu diputuskan VAR sesaat setelah menaklukkan Thibaut Courtois. Itu terjadi karena Angel Correa yang mengirim assist sebelumnya bertabrakan dengan Vinicius.

Selebrasi kontrovesial juga dilakukan Bale setelah mencetak gol pada menit ke-74. Welsh Wizard terlihat menunjukkan gestur menyilangkan tangannya yang satu ke tangan yang lain dengan gerakan aneh. Nah, oleh pendukung Atleti aksi tersebut dicap provokasi.

Sebab, selebrasi tersebut Melakukan 'corte de mangas' atau gerakan seperti memotong lengan baju yang biasa disebut Liberian Slap dapat dianggap ofensif di Spanyol. Tetapi, terlepas dari itu, gol kemarin sangat istimewa bagi eks pemain Tottenham Hotspur.

Itulah golnya yang ke-100 bagi Real di semua ajang sejak bergabung pada 2013-2014. Lebih istimewa lagi karena gol itu lahir dari kans pertamanya sejak menggantikan Vinicius pada menit ke-57. Ini kali kedua Bale mencetak gol sebagai super sub di La Liga setelah sebelumnya saat membantu Real menang 4-2 atas Espanyol pada pekan ke-2. "Ini adalah kemenangan tim. Itulah satu-satunya cara bisa menang di Wanda Metropolitano. Ini (tren positif Real, Red) belum berakhir,'' ucap entrenador Real Santiago Solari. (koc)

 

 

 

 

Berita Terkait

Bola Dunia / Gareth Bale Jadi Korban Selebrasi Sendiri

Bola Dunia / Bisa Kena Hukuman Lebih Lama dari UEFA

Bola Dunia / Asensio dan VAR Bantu Madrid Menang atas Ajax

Bola Dunia / Peran Sentral Ramos

Bola Dunia / Tegar Hadapi Mantan


Baca Juga !.