Penebangan Pohon di Menteng Diprotes Dewan

INDOPOS.CO.ID – Anggota Fraksi Golkar DPR RI Daerah Pemilihan Jakarta 1, H Bambang Wiyogo menyampaikan nota protes kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, atas penebangan pohon di Megaria Metropole, Cikini, Menteng Jakarta Pusat. Bambang menilai penebangan pohon dilakukan secara serampangan, dan tidak mengindahkan estetika lingkungan perkotaan, khususnya di daerah sekitar kawasan Megaria Metropole, Cikini, Menteng Jakarta Pusat.

“Saya sangat kecewa terhadap kegiatan pemotongan pohon yang asal-asalan ini. Padahal Pemprov DKI telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) N0.8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum,” ujar Bambang Wiyogo, yang juga putra mantan Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto ini, Senin (11/2/2019).

Bambang mengatakan, pemotongan pohon dilakukan oleh petugas Suku Dinas Pertamanan Dan Pemakaman Jakarta Pusat. Tetapi harusnya teknisnya dilakukan secara baik dan benar, serta memperhatikan estetika kota. Ia berharap perhatian dari Gubernur DKI Anies Baswedan memberikan peringatan keras terhadap Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI dan jajaran dibawahnya agar bisa mengerti dan mentaati tentang Undang-Undang Lingkungan Hidup.

“Sebagai warga Ibu Kota dan wakil rakyat DKI Jakarta, saya mempunyai hak atas masalah ini, dan bisa perkarakan secara hukum terhadap pihak Pemorov DKI terhadap penebangan pohon sembarangan, dan tidak mengindahkan estetika lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, dapil Jakarta Pusat Akbar Lubis mendukung nota protes yang disampaikan Bambang Wiyogo.

“Saya juga banyak menerima keluhan dari masyarakat atas penebangan pohon di Megaria itu. Kawasan itu menjadi gersang, tidak ada pohon pelindung lagi di kawasan itu,” kata Akbar Lubis.

Menurut Akbar, aparat Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat boleh melakukan penopingan pohon, namun tidak harus menghabiskan seperti itu. (wok)

 

Komentar telah ditutup.