Megapolitan

Ini Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pelaku UKM

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Ini Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pelaku UKM - Megapolitan

LINDUNGI-Penyerahan klaim JHT dan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan di Loksem Kwitang, Jakarta Pusat. FOTO:BPJSTK

INDOPOS.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba menyerahkan santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) pedagang UKM yang meninggal dunia. Santunan senilai Rp 24 juta tersebut diserahkan kepada anak sekaligus ahli waris peserta di Lokasi Sementara (Loksem) Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

”Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah Masinten. Semoga santunan yang diwariskan oleh almarhumah ini bermanfaat untuk keluarga tercinta yang ditinggalkan,” ungkap Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba Amdaustri Putra usai menyerahkan santuan simbolis kepada Paki, anak almarhumah Masinten. Turut hadir perwakilan Suku Dinas Koperasi dan UKM Jakarta Pusat Julius Effendi dalam acara penyerahan klaim sekaligus sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut.

Riri, panggilan Amdaustri mengajak para pedagang UKM binaan setempat untuk menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Lantaran, manfaat program dari negara tersebut sangatlah besar. ”Program yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan kehadiran negara untuk mellindungi seluruh tenaga kerja dari risiko pekerjaan,” ungkap Riri.

Dicontohkan, salah satu program jaminan sosial ketenagakerjaan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan manfaat penjaminan pemulihan kecelakaan kerja tanpa batas alias unlimited. ”Peserta kami yang mengalami kecelakaan kerja berhak mendapatkan perawatan sampai dia sembuh dan sampai bekerja kembali, berapapun biayanya, berapapun lama perawatannya, semua kami yang tanggung,” ujar Riri.

Dirinya mengingatkan, untuk kecelakaan kerja tidak bisa dijamin menggunakan BPJS Kesehatan. Karena kecelakaan kerja bukan ranah program jaminan sosial kesehatan. Riri mengigatkan betapa sengsaranya pekerja yang mengalami kecelakaan kerja apalagi dalam level ekonomi menengah ke bawah jika tidak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sudah bisa dipastikan peserta maupun keluarganya akan terpuruk ekonominya. Untuk itulah kenapa pihaknya selalu menekankan pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. ”Sekarang ini kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak pilih-pilih hanya pekerja kantoran atau pekerja industri saja. Semua kelompok pekerja berhak sekaligus wajib menjadi peserta, termasuk pedagang UKM binaan, tukang ojek, tukang parkir, dan sebagainya,” tegasnya.

Menurut Riri, untuk UKM binaan pemerintah bisa masuk dalam kepesertaan formal atau penerima upah (PU). Salah satu manfaat kepesertaan PU adalah berhak memiliki program lengkap mulai JKM, JKK, JHT (Jaminan Hari Tua), dan JP (Jaminan Pensiun). ”Tetapi untuk tahap awal, peserta UKM binaan bisa memulai daftar dua program dulu yaitu JKK dan JKM. Nanti sewaktu-waktu bisa top-up untuk program JHT dan JP,” cetusnya.(dni)

Berita Terkait


Baca Juga !.