Daerah

Bangunan Sekolah Ambruk, Siswa MTs Belajar di Tenda

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Bangunan Sekolah Ambruk, Siswa MTs Belajar di Tenda - Daerah

MUSIBAH-Bangunan MTs di Jember ambruk karena cuaca ekstrem.FOTO:IST

INDOPOS.CO.ID - Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Fathur Rahman di Desa Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur terpaksa belajar di tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember di samping sekolah setempat karena tiga ruangan kelas di madrasah setempat ambruk.

"Belajar di tenda darurat tidak nyaman dan panas, sehingga kami kesulitan untuk konsentrasi mengikuti pelajaran," kata salah seorang siswa MTs Fathur Rahman, Irfan saat ditemui di tenda darurat BPBD Jember, Senin (2/11/2019).

Dua ruang kelas MTs Fathur Rahman ambruk akibat hujan deras yang disertai angin kencang dan satu ruang kelas yang nyaris ambruk juga dirobohkan pada Sabtu (9/2) karena khawatir membahayakan siswa di madrasah setempat, sehingga aktivitas belajar mengajar pada Senin ini dilaksanakan di tenda darurat BPBD Jember.

"Kami berharap ruangan kelas segera dibangun, sehingga bisa belajar dengan baik dan konsentrasi mengikuti seluruh pelajaran yang disampaikan ibu/bapak guru," katanya. Sementara Kepala Sekolah MTs Fathur Rahman, Abdul Rahman mengatakan aktivitas kegiatan belajar dan mengajar di madrasah harus tetap berjalan, meskipun tiga ruangan kelas ambruk dan tidak bisa ditempati untuk kegiatan belajar.

"Bagaimanapun kondisinya, KBM harus tetap berjalan, sehingga kami menggunakan tenda darurat BPBD Jember untuk kegiatan siswa belajar dan memaksimalkan ruangan kelas yang tersisa dan ruangan guru untuk dijadikan ruang kelas sementara," tuturnya.

Ia mengatakan pihaknya sudah menyampaikan ambruknya ruangan kelas di Mts Fathur Rahman kepada Kementerian Agama (Kemenag) Jember karena madrasah dibawah nauangan Kemenag, namun hingga kini pihaknya belum mengetahui kapan perbaikan ruangan kelas tersebut bisa dilakukan.

"Mudah-mudahan ruangan kelas yang ambruk bisa segera dibangun dan anak-anak tidak lagi menempati tenda darurat untuk kegiatan belajar karena belajar di tenda darurat sangat tidak nyaman," katanya.(ant)

Berita Terkait

Internasional / Angin Kencang Terjang Sydney, Suhu Turun Hingga 12 Derajat

Megapolitan / Angin Kencang Jadi Ancaman, KRB Ditutup Sementara

Megapolitan / Waspada, Pekan Ini Bogor Diprediksi Dilanda Angin Kencang

Jakarta Raya / Sejumlah Pohon Tumbang Diterjang Angin

Banten Raya / Ruang Kelas Kosong SMAN 1 Cilograng Ambruk


Baca Juga !.