Politik

Soal Cawagub, Gerindra Rugikan Prabowo-Sandi

Redaktur: Jakfar Shodik
Soal Cawagub, Gerindra Rugikan Prabowo-Sandi - Politik

LOWONG - Pimpinan Gerindra DKI Jakarta bersama pimpinan PKS DKI melakukan membahas cawagub, beberapa waktu lalu. Foto Woko/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Partai Gerindra DKI Jakarta dinilai tidak punya alasan menunda penetapan dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Itu mengingat berbagai mekanisme diajukan partai besutan Prabowo Subianto telah dipenuhi. Mulai dari uji kelayakan, pengenalan ke fraksi-fraksi di DPRD DKI hingga Forum Group Discussion (FGD) telah dilakukan.

Itu diungkapkan Direktur Ekesekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, Senin (1/2/2019). Menurut Adi, bola panas penentuan dua nama Cawagub DKI yang diusung PKS kini berada di tangan Partai Gerindra. ”Semua proses negosiasi telah dipenuhi PKS dalam tahapan penentuan dua nama Cawagub DKI. Jadi, tidak ada alasan lagi Partai Gerindra untuk menunda menandatangani dua kandidat yang akan diajukan ke Gubernur Anies,” kata Adi.

Adi khawatir penundaan akan berimbas pada mesin politik di koalisi nasional. Di mana, koalisi PKS dengan Partai Gerindra dalam memenangkan Prabowo-Sandiaga Uno akan terhambat di Pemilihan Presiden (Pilpres). ”Bisa saja PKS menghentikan mesin politiknya karena berlarutnya penentuan Cawagub. Jelas, ini sangat merugikan Prabowo dan Sandiaga di Pilpres. Mengingat Jakarta merupakan salah satu lumbung suara bagi pasangan nomor urut 02 tersebut,” tukasnya.

Adi menambahkan sudah seharusnya PKS bersikap dalam hal ini. PKS bukan partai sembarangan dengan basis massa cukup besar. Salah satunya di Jakarta. ”Penentuan Cawagub ini bagian komitmen politik antara PKS dan Gerindra. Jadi, jangan sampai polemik perebutan kursi DKI 2 menjadi bola salju yang merambah pada koalisi nasional hingga ke tingkat-tingkat daerah,” imbuhnya.

Karena itu Adipun menilai perlu adanya pertemuan pimpinan di tingkat pusat kedua partai tersebut untuk menyelesaikan polemik ini. ”Jangan sampai berlarut-larut malah akan merugikan Prabowo-Sandiaga dalam kancah Pilpres April mendatang,” pungkasnya.

Seperti diketahui, rencana penyerahan dua nama Cawagub ke Gubernur Anies yang sedianya dilakukan Senin (11/2/2019) kembali tertunda. Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengaku sedang berada di luar kota. Oleh karena itu, dia belum bisa menandatangani surat berisi dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI yang direkomendasikan tim panelis uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). ”Kitanya lagi di luar kota,” ujar Taufik.

Taufik menyampaikan, penandatanganan surat berisi dua nama cawagub itu baru akan dilakukan pekan depan. Dia belum bisa memastikan hari penandatanganan surat itu. ”Enggak (tanda tangan hari ini), belum, minggu depan,” kata dia.

Padahal surat itu harus ditandatangani terlebih dahulu oleh pimpinan Gerindra dan PKS DKI Jakarta sebelum diserahkan ke Anies untuk kemudian diteruskan ke DPRD DKI Jakarta. DPW PKS DKI Jakarta sebelumnya meminta Gerindra DKI segera meneken surat berisi dua nama cawagub DKI sesuai hasil fit and proper test. Sebab, kedua partai sudah sepakat bahwa surat itu akan diserahkan kepada Anies pada Senin besok. ”Kami hari ini siap untuk menandatangani surat berisi dua nama yang direkomendasikan untuk menjadi cawagub mendampingi Pak Anies, tapi sampai sekarang, pimpinan Gerindra belum mengonfirmasi kesiapannya,” tukas Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif.

Adapun tim panelis sudah dan rekomendasi dua nama cawagub kepada Gerindra dan PKS pada Jumat malam. Dua nama itu berasal dari tiga kandidat yang mengikuti fit and proper test, yakni kader PKS Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu.

Sementara tim panelis yang menguji mereka yakni Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif, peneliti LIPI Siti Zuhro, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun. (wok)

Berita Terkait

Nasional / Soal Survei, Gerindra Diminta Buka-bukaan

Politik / Esti Semangat Mengabdi untuk Warga DKI

Megapolitan / Tawuran Terulang karena Pengangguran

Megapolitan / Gerindra Kembali Bermanuver, Cawagub PKS Tipis Harapan


Baca Juga !.