Nasional

Kementan Optimalisasi 500 Ribu Hektare Rawa

Redaktur: Riznal Faisal
Kementan Optimalisasi 500 Ribu Hektare Rawa - Nasional

RILEKS - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selfie bersama calon pegawai negeri sipil (CPNS) usai memberikan pembekalan dan orientasi di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (11/2/2019). Foto : Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Pertanian tahun ini memfokuskan pada optimalisasi lahan rawa menjadi sawah yang produktif dengan target mencapai 500.000 hektare.

"Rencana optimalisasi tahun ini sekitar 500 ribu ha (hektare). Lahan rawa ini adalah lahan tidur yang harus dioptimalkan," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai menghadiri Pembekalan dan Orientasi CPNS di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Amran mengatakan, optimalisasi lahan rawa akan dilakukan di lima provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan dan dua wilayah baru tambahan di Bengkulu dan Jambi.

Menurut dia, dengan penggunaan bibit yang sesuai dengan lahan rawa, produktivitas padi bisa meningkat sampai tiga kali lipat. Yakni, dari 2 ton per hektare menjadi 6 ton per hektare dan waktu tanam maksimal 3 kali setahun.

Selain itu, pengairan lahan rawa untuk pertanian harus diperhatikan dengan baik. Kunci dari keberhasilan optimalisasi lahan rawa, kata dia, terletak dari sistem panen air hujan (rainwater harvesting system).

"Selain bibit yang cocok, kita juga mengatur sirkulasi air sehingga bisa tanam tiga kali dari yang dulunya cuma satu kali. Artinya, pendapatan petani bisa naik berkali lipat," kata dia.

Keunggulan utama lahan rawa adalah ketersediaan air sepanjang tahun. Di saat wilayah lain mengalami kemarau dan kekeringan, lahan rawa justru dapat berproduksi optimal dan panen raya. Lahan rawa lebak pada saat kemarau panjang justru menguntungkan karena dapat menanam padi lebih luas.

Menurut catatan Kementan, potensi lahan rawa di Indonesia mencapai 33,4 juta hektare yang terdiri dari lahan pasang surut seluas 23,05 juta hektar dan rawa lebak seluas 10,35 juta hektare.

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan mendukung pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk optimasi lahan rawa melalui program "Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani" atau Serasi. (ant)

 

Berita Terkait


Baca Juga !.