Nasional

Kotak Suara Kardus Rusak

Redaktur:
Kotak Suara Kardus Rusak - Nasional

DISTRIBUSI - Kotak kardus akan dibagikan ke lokasi tempat pemungutan suara untuk digunakan pada 17 April 2019. Foto : Muhammad Arif Pribadi/ANTARA

INDOPOS.CO.ID - Ratusan kotak suara kardus di wilayah Cirebon, Jawa Barat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung bergerak untuk memastikan kepastian jumlah kotak suara rusak, sebelum dilakukan pergantian.

Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengaku, masih menunggu dari hasil investigasi KPUD Cirebon. Sebelum memastikan, juga mempertimbangkan gudang penyimpanan logistik KPUD Cirebon akan dipindahkan atau tidak.

”Kami pastikan terlebih dahulu jumlah kotak suara yang rusak,” ucap Ilham di Kantor KPU, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Lebih jauh Ilham memastikan, bahwa proses produksi kotak suara pengganti kotak suara yang rusak tidak akan memakan waktu lama. Sementara itu, biaya penggantian kotak suara dari bahan karton kedap air itu diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

”Kami masih tunggu laporan dari KPUD Cirebon dulu. Berapa jumlahnya yang rusak, dan kerusakannya seperti apa. Kemudian, ada berapa kotak suara yang masih baik kondisinya,” jelas Ilham.

Sebelumnya, ada 696 kotak suara pemilu ditemukan rusak akibat terendam genangan air hujan yang tersimpan di Gudang KPU Kabupaten Cirebon. Hal itu terjadi saat Bawaslu Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dalam tugas pengawasannya. KPU Kabupaten Cirebon pun diminta untuk segera mengajukan penggantian kotak suara yang rusak tersebut.

Divisi Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Andrian Habibi meminta, KPU melakukan evaluasi internal menyikapi banyaknya temuan kotak suara rusak di sejumlah tempat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dirinya menduga, temuan kotak suara rusak akan terus bertambah seiring masuknya musim hujan di sejumlah wilayah di Jawa Barat.

”KPU wajib menyampaikan perbaikan tentang cara menjaga kotak suara kepada seluruh jajaran KPUD provinsi dan kabupaten/kota. Karena tidak ada jaminan, gejala alam seperti halnya hujan hanya turun di daerah Cirebon saja,” jelasnya.

Kerusakan akibat bencana alam, ucap Andrian, KPU harus menjelaskan alasan yang terbaik kepada publik atas tumpukan kotak suara yang sudah terpasang. Andrian juga mempertanyakan, standar operasional penyimpanan kotak logistik pemilu, khususnya kotak suara di gudang penyimpanan KPU yang sangat rentan menimbulkan kerusakan kotak suara. 

”Untuk itu saya menyarankan, akan lebih baik kotak suara dilindungi dengan plastik untuk menjaga keamanan. Bila perlu, KPU harus melakukan perbaikan gudang penyimpanan kotak suara secara nasional,” usulnya.

Namun, dia tak yakin, perbaikan gudang akan bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Sebab, membutuhkan dana tersendiri sementara pemilihan sudah dekat. Sehingga mengharuskan kemampuan pengelolaan anggaran yang baik.

”Mungkin saja ada pemerintahan daerah yang bersedia membantu perbaikan seluruh gudang KPUD se-Indonesia,” ujarnya.

Terkait temuan kotak suara rusak oleh Bawaslu di Gudang Logistik KPUD Cirebon, katanya, KPU harus memastikan dengan cepat berapa kerusakan kotak suara tersebut. Sehingga dari jumlah kotak suara rusak dapat diketahui jumlah penggantian. Kemudian, KPU harus menjelaskan, harga persatuan kotak suara untuk menghitung jumlah kerugian negara akibat bencana alam.

”KPU harus segera menyikapi masalah kerusakan kotak suara di Cirebon. Apakah kotal suara akan diganti? Kalau iya, bagaimana cara menggantinya dan bagaimana mekanisme penggantian kotak suara yang rusak sebelum hari H di TPS?" ucap Andrian. (dil)

Berita Terkait


Baca Juga !.