Megapolitan

Tawuran Dua Geng, Remaja Terbunuh

Redaktur: Syaripudin
Tawuran Dua Geng, Remaja Terbunuh - Megapolitan

DENDAM - Enam anggota Gangster Om Kali All Star tersangka pelaku pembunuhan. Foto : Deny Iskandar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tawuran antara dua gangster di Kota Bekasi membuat seorang remaja bernama Ali Sadikin, 17, tewas mengenaskan. Itu terjadi setelah tubuh pemuda itu dihujani bacokan senjata tajam. Selain itu, tubuh Ali juga tercabik-cabik setelah diseret motor sejauh puluhan meter.

Akibat pembunuhan itu, polisi membekuk enam pelaku yang masing-masing berinisial IN, JP, SR, RNF, DF dan MI. Tawuran puluhan dua anggota gengster itu pecah di Jalan Raya Aleksindo, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (10/2/2019). ”Peristiwa terjadi antara Gangster Om Kali All Star dan Gangster Kampung Bayur,” terang Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, Senin (11/2/2019).

Aksi tawuran ini, diakui Eka, merupakan tawuran susulan. Sebelumnya, pada tawuran pertama salah satu anggota Gangster Om Kali All Star terluka yang menyebabkan tangannya hampir putus disabet senjata tajam. Tidak terima, anggota Gengster Om Kali All Star menantang tawuran lanjutan karena ingin balas dendam.

Aksi tantangan disampaikan melalui rekaman video yang dikirimkan melalui media sosial. Kemudian tantangan disambut Gengster Kampung Bayur. Kedua kelompok menyepakati tawuran jilid dua di tempat yang sama, yakni depan pabrik Alexindo. Setidaknya ada 30 orang dari kedua kelompok yang datang dan mempersenjatai diri. Mulai dari samurai, celurit, stik golf dan bambu. 

Eka menceritakan, korban sebelum tawuran ada di lokasi kejadian, Naas, korban ditabrak sepeda motor yang dikendarai musuhnya. Tubuh korban yang terjatuh langsung diseret untuk kemudian dianiaya beramai-ramai. Tersangka SR membacok punggung dan tangan korban menggunakan celurit. Tusukan celurit juga didapat korban dari pelaku IN dan JP.

Sementara DF memukul punggung menggunakan stik golf. Sedangkan tersangka MI yang berbekal bambu turut memukul punggung korban. "Dengan serangan bertubi-tubi seperti itu, korban tak berdaya. Langsung tewas,” ungkapnya.

Warga yang melihat korban sudah terkapar kemudian membawa ke RS Ananda untuk diberikan pertolongan. Naas, nyawa korban sudah tak tertolong lagi. Alhasil, warga melapor kejadian tersebut ke polisi. (dny)

 

 

Berita Terkait

Megapolitan / Pembobol ATM Diserahkan ke Kejati DKI

Hukum / Anggota FBR Tewas Dikeroyok

Hukum / Dorr.. Satu Perampok Bersenjata Ambruk

Megapolitan / Wow, Penjahat Ini Pakai Google Maps

Megapolitan / Pemalakan Bersenjata di Atas Tol Bandara Sering Terjadi

Megapolitan / Waspada, Marak Modus Tusuk Gigi di ATM


Baca Juga !.