Banten Raya

Bangun Huntara untuk Korban Tsunami Hasil Patungan

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Bangun Huntara untuk Korban Tsunami Hasil Patungan - Banten Raya

Ilustrasi huntara. Foto : IST

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten merealisasikan bantuan untuk membangun hunian sementara (Huntara) korban tsunami Selat Sunda bagi warga Kabupaten Pandeglang senilai Rp 1,5 miliar.

"Itu merupakan bantuan dari warga dan aparat sipil negara (ASN) setempat yang sukarela menyumbangkan," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Selasa (12/2/2019). Dia mengatakan, bantuan itu telah diserahkan langsung melalui salah satu televisi swasta peduli agar secepatnya diwujudkan. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci penggunaan dana tersebut karena tidak disalurkan melalui Pemkab Pandeglang.

Bila bantuan yang merupakan sumbangan warga dan ASN itu diserahkan ke Pemkab Pandeglang, maka akan mengalami kendala penganggaran. "Tapi bila melalui televisi peduli, maka lebih cepat tanpa proses anggaran, ini membutuhkan waktu tidak begitu lama," kata mantan anggota Komisi I DPR RI itu.

Sedangkan, pemberian bantuan itu secara simbolis diserahkan Ahmed dan jajaran Pemkab Tangerang disertai penyerahan sembako sebanyak empat truk kepada Bupati Irna Narulita dalam sebuah acara di pendopo Pemkab Pandeglang. Ahmed mengemukakan, berdasarkan permintaan dari Bupati Irna bahwa yang diperlukan korban tsunami adalah MCK komunal dan bantuan perahu untuk nelayan. Menyangkut bantuan pembuatan Huntara, maka perlu dilakukan survei lapangan bersama instansi berwenang Pemkab Pandeglang.

Dia mengatakan, untuk pemberian bantuan perahu bagi nelayan tidak mengalami kendala karena dapat langsung diserahkan dalam waktu dekat. Sedangkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, merilis akibat tsunami menyebabkan sebanyak 309 orang meninggal, 757 orang menderita luka-luka dan 39.425 warga mengungsi.

Korban meninggal pada 22 Desember 2018 itu terbanyak adalah warga Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang berdomisili di kawasan pesisir Selat Sunda. Padahal sebelumnya, aparat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang, telah menyediakan dana sebesar Rp 250 juta untuk membantu korban bencana tsunami Selat Sunda.

Warga Kabupaten Tangerang yang menjadi korban sebanyak 25 orang dan setiap korban bencana mendapatkan santunan masing-masing Rp 10 juta melalui ahli waris keluarga. Korban tsunami dari daerah ini adalah warga Kecamatan Pasar Kemis sebanyak 10 orang, Kecamatan Solear (enam orang) dan Sepatan (tiga orang), Kecamatan Balaraja, Panongan masing-masing dua orang serta dari Curug dan Sepatan Timur masing-masing satu orang.(ant)
 
 

Berita Terkait


Baca Juga !.