Politik

Pemilu 2019 Bisa Semakin Aman via Peran Satpam

Redaktur: Juni Armanto
Pemilu 2019 Bisa Semakin Aman via Peran Satpam - Politik

PERSIAPAN-Pekerja merakit kotak suara di gudang penyimpanan kawasan Bungur, Jakarta Pusat, Senin (17/1).Foto: Ismail Pohan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID- Satuan pengamanan (satpam) diyakini mampu membantu peran kepolisian untuk mendukung pengamanan pemilihan pemilu 2019, jika dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan yang mempuni.

Presiden International Association of Crime Prevention Practitioners (IACPP) Drs Darly Siregar mengatakan, selama ini persepsi sebagian masyarakat bahwa peran satpam hanya menjaga pos saja."Dunia sekuriti itu terus bertransformasi," ujarnya di Jakarta.

Peran satpam dapat menjadi simpul penting keberhasilan pengamanan pemilu. Ini dikarenakan peran satpam dapat juga menjadi `bank data’ untuk pemangku kepentingan keamanan.

General Secretary of IACPP Baruno Subroto menambahkan, fungsi satpam adalah memberikan informasi dan melakukan pencegahan potensi ancaman saat pemilu akan berlangsung.

"Satpam juga turut membantu menjaga lingkungan yang terdapat TPS di wilayah kerja mereka, sehingga Pemilu dapat berlangsung dengan aman dan lebih tenang," kata Baruno.

Ia menegaskan, satpam adalah kepanjangan tangan dari fungsi kepolisian dalam membantu mengamankan suatu wilayah.

Informasi dini terhadap potensi kejahatan ataupun gangguan keamanan juga menjadi peran Satpam karena dia mampu memberikan informasi awal dari suatu wilayah. Inilah bentuk pencegahan dini sebelum terjadi.

Berbagai terobosan telah dilakukan dalam rangka meningkatkam peran Satpam menjadi profesional dan mulia di mata masyarakat. Dalam rangka kegiatan HUT Satpam ke 38, IACPP turut berpartisipasi dengan mengadakan Talkie Walkie Talk dengan tema ‘Crime Prevention As Our Lifestyle’ di Auditorium Mutiara PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian).

Salah satu terobosan yang menarik adalah memahami bagaimana kejahatan dapat terjadi dan cara pencegahannya. "Perlu analisa manajemen risiko," ujar Darly.

Dia juga menekankan untuk tidak menganggap keamanan adalah beban. Perlu diingat bahwa rasa aman sangat berharga jika dibandingkan dengan potensi risiko yang dapat terjadi.
Contoh jika terjadi demo maka suatu industri maka produksi terganggu ataupun terhenti sehingga dapat memberikan dampak kerugian finansial. Dengan adanya analisa manajemen risiko maka peranan satpam patut untuk diperhitungkan.

Di Indonesia, jumlah satpam yang terdaftar diperkirakan mencapai 5 juta orang maka mereka diharapkan mampu partisipasi dalam menjaga lingkungan. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Puluhan Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Sidang Perdana MK

Megapolitan / Tersedia Posko Terpadu di Terminal Kalideres

Nasional / Untuk Warga Korps Baret Merah, Ini Seruan Danjen Kopassus

Megapolitan / Investasi Properti Semakin Bergairah Usai Pengumuman Pemilu

Headline / Sembilan Parpol Masuk Senayan, Tujuh Tak Lolos. Siapa Saja?


Baca Juga !.