Tol Trans Jawa Diklaim Ajang Promosi Daerah Tingkatkan UMKM

INDOPOS.CO.ID – Pemimpin operator jalan tol di Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus berinovasi dalam meningkatkan konektivitas nasional. Itu terlihat dari diresmikannya Tol Trans Jawa oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Tol yang memiliki panjang 944,4 km tersebut, lima ruas diantaranya dioperasikan langsung oleh Jasa Marga. 

Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arriyani mengatakan, tol yang tersambung dari Merak hingga Surabaya tersebut nantinya memiliki 61 rest area, dimana setiap rest area tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di masing-masing wilayah yang dilintasi Tol Trans Jawa.

Baca Juga :

Menyambung pernyataan Desi Arriyani, Ketua Hukum dan Humas Dewan Transportasi Kota, Ellen Sophie Wulan Tangkudung mengatakan, mengingat panjangnya rute Tol Trans Jawa, di setiap rest area baiknya menyediakan ikon-ikon daerah yang dilintasi. Tentunya hal itu dapat dimanfaatkan oleh pelaku UKM selain untuk mengembangkan usaha, juga mempromosikan ikon daerahnya masing-masing. 

“Ada oleh-oleh yang kita cari saat dulu kita lewat Pantura, seperti kalau ke Brebes pasti saya beli telor asin, nah di rest area itu memang harus ada, misalnya di Tegal apa, di Pekalongan batik misalnya. Jadi selain makanan, di rest area harus ada hal yang dulu kita selalu cari ketika lewat Pantura,” ujar Ellen di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga :

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo ikut menuturkan, saat mengikuti kegiatan susur Tol Trans Jawa beberapa waktu yang lalu, kawasan-kawasan dengan pemandangan indah dapat memberikan opsi kepada Jasa Marga untuk menambah tempat pemberhentian atau rest area. Selain untuk tempat beristirahat, diyakini lokasi-lokasi dengan tingkat keindahan tertentu tersebut mampu membuat konsumen Tol trans Jawa tak ragu untuk kembali melakukan perjalanan, atau hanya sekedar melepas penat dengan melintasi Tol Trans Jawa.

“Kita kan generasi selfi, jadi kalau ada tempat yang menarik, bisa saja diberhentikan di situ. Dicari saja areanya, entah di Salatiga, atau di Pabrik Gula-nya itu,” kata Agus. (aen)

Foto : 

Komentar telah ditutup.