Megapolitan

Anies Tunggu Surat Parpol

Redaktur: Darul Fatah
Anies Tunggu Surat Parpol - Megapolitan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Net

INDOPOS.CO.ID - Polemik terkait cawagub yang berkutat di dua parpol pendukung Anies-Sandi di Pilgub 2017, yakni Gerindra dan PKS ditanggapi dingin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bahkan Anies tidak bersedia mengomentari dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI yang direkomendasikan tim panelis uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Dua nama yang dimaksud yakni kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Dia memilih menunggu surat berisi dua nama cawagub yang diserahkan dari Partai Gerindra dan PKS DKI Jakarta. "Saya kan enggak mungkin komentar nama yang beredar itu, tetapi saya tunggu surat. Suratnya belum datang," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Anies mengaku, mendapat informasi bahwa dua nama cawagub DKI akan diserahkan kepadanya pada pekan ini. Setelah menerima surat dari Gerindra dan PKS, Anies akan langsung mengirimkan surat itu ke DPRD DKI Jakarta.

DPRD DKI kemudian akan memilih wagub melalui mekanisme pemungutan suara (voting). "Saya menunggu, katanya tidak lama lagi mereka (Gerindra dan PKS) akan mengirimkan nama. Begitu namanya sampai, saya langsung kirimkan (ke DPRD)," kata dia.

DPW PKS DKI Jakarta mengumumkan nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub DKI Jakarta pada Senin (11/2/2019) sore. Dua nama tersebut disebut telah disepakati PKS dan Gerindra untuk diserahkan kepada Anies.

Namun, PKS kemudian mengklarifikasi bahwa dua nama cawagub tersebut belum final. Keputusan akhir soal dua nama cawagub pengganti Sandiaga Uno masih akan dibahas dengan Gerindra.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta mengumumkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta pada Senin (11/2/2019). Dua nama yang diumumkan adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Keduanya kader PKS.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan, PKS dan Partai Gerindra sepakat memilih dua nama itu untuk diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies kemudian akan menyerahkan dua nama itu kepada DPRD DKI Jakarta untuk dipilih melalui mekanisme pemungutan suara. (wok)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Dari Pameran Angkutan Umum Tempo Dulu

Megapolitan / Melihat Pasar Barang Antik di Jalan Surabaya Kini

Megapolitan / Saman, Penjual Kerupuk Sukses Wujudkan Mimpi

Megapolitan / Budi, Ingin Film Indonesia Lebih Dicintai

Megapolitan / Mengintip Pembuatan Batik Khas Betawi


Baca Juga !.