Megapolitan

Puluhan Gembok Terpasang

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Puluhan Gembok Terpasang - Megapolitan

DESTINASI-Jembatan Cinta salah satu spot menarik. Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS - Dok.Kelurahan Pulau TidungĀ 

INDOPOS.CO.ID – Bagi sebagian orang, Hari Kasih Sayang (Valentine) yang ditandai pada 14 Februari, merupakan momen yang ditunggu. Mereka mengungkapkan rasa sayangnya dengan sejumlah simbol. Seperti memberikan cokelat atau bunga kepada orang yang disayangi.

"Ya sebenarnya banyak cara untuk melakukan sesuatu hal yang bermanfaat bagi sesama. Atau memberikan sesuatu kepada orang yang kita cintai atau kasihi seperti memberi cokelat maupun bunga. Asal jangan bunga deposito saja,’’ ujar Lisa, karyawati swasta, sembari tertawa, Rabu (13/2/2019).

Dulu, kata perempuan berusia 35 tahun itu, kalau pacaran masih jaga imej antarpasangan. Namun jika sudah berumah tangga, dijalankan seperti biasa saja. "Dulu kalau masih pacaran suka kasih cokelat atau ngasih bunga ke pasangan. Kalau berumah tangga, ya tetap sih romantisan," akunya.

Dzul, 26, karyawan swasta, mengatakan Hari Valentine adalah momen saling mengingatkan kepada orang yang dikasihi dan cintai. Biasanya, dia memberikan cokelat, jalan bersama pasangan, hingga makan di restoran. "Ya, tapi sebenarnya kapan saja sih kalau untuk kasih mengasihi ya," tandasnya.

Di Jakarta, tepatnya di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, ada spot menarik. Lurah Pulau Tidung Cecep Suryadi mengatakan, ada spot seperti di Jembatan Cinta dan Gembok Cinta. Hanya, dia mengaku belum ada acara khusus terkait hari ini yang disebut sebagai Hari Valentine. "(Mayoritas warga) Tidak ingin ada acara khusus seperti itu," kata Cecep, Rabu (13/2/2019) siang.

Meski demikian, sambung Cecep, untuk spot Gembok Cinta yang dibikin semakin dikenal oleh warga dan wisatawan."Biasanya selalu dijadikan lokasi selfie atau swafoto. Dan tak sedikit yang dijadikan photo profile," ungkapnya.

Cecep menambahkan, hingga saat ini, gembok yang terpasang sudah banyak. "Sampai hari ini (kemarin, Red) ada 36 buah gembok yang sudah terpasang. Mereka yang berpasang-pasangan yang ke mari," katanya.
Terpisah, Yanah Sucintani, pengamat sosial yang juga CCH Hipnoterapis Klinis, menerangkan bahwa sebenarnya Hari Kasih Sayang itu fenomena biasa. "Di sekolah saya bahkan anak-anak merayakan sekelas.

Bikin cokelat, ada acara dengan baju pink buat anak perempuan dan biru buat anak laki-laki. Saat itu kami memaknai valentine hanya hari kasih sayang dan cokelat. Bagi teman-teman saya yang waktu itu sudah punya pacar ya seperti ada kewajiban memberi cokelat atau bunga mawar tentu saja dari laki-laki ke perempuan. Itu saja kesannya," katanya.

Saat ini, lanjutnya, jika valentine berkembang menjadi sebuah hal yang dirayakan sebagian orang adalah sah-sah saja. Sebab, menurutnya, ini value seseorang. Value itu sifatnya personal. Tidak bisa disamaratakan.

"Saya sendiri merasa biasa saja saat valentine. Nothing special," ujarnya. "Namun jika ada yang memberi ucapan, bingkisan, bahkan perhatian saat valentine ya di terima dengan baik saja," sambungnya.

Menghormati value orang lain, katanya, tidak berarti harus ikut value mereka, namun melakukan adaptasi dan ikut bahagia saja. "Karena toh hanya sebuah perayaan sesaat. Adaptasi value orang lain tidak mengubah value sendiri. Ini yang mestinya ditanamkan dalam menyikapi fenomena valentine," tutupnya.

Sementara itu, guna mendorong pariwisata Kepulauan Seribu, Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu menggelar Festival Seni Ruang Terbuka di Pantai Pasir Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada 9 Maret 2019.

Kegiatan bertajuk Seribu Island Reggae Festival itu, diungkapkan Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu Cucu Ahmad Kurnia, merupakan salah satu dari enam festival yang digelar secara bersusulan di sejumlah pulau sepanjang 2019.

Tujuannya agar meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mempromosikan sejumlah pulau di wilayah Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata bahari nasional. "Bagi warga Jakarta pokoknya harus datang, buat warga daerah lainnya apalagi. Jadi catat tanggalnya," tambah Cucu. (ibl)

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Mural di Hari Kasih Sayang Percantik Denpasar


Baca Juga !.