Eh, Ternyata Teman

INDOPOS.CO.ID – Di malam yang tenang di salah satu perumahan elite di Detroit, Michigan, Amerika Serikat seketika menjadi ramai. Puluhan polisi berkerumun dalam satu rumah. Melakukan penggerebekan yang diduga tempat perjanjian dilakukannya transaksi narkoba.

Insiden ini terjadi pada 9 November 2018 lalu. Ketika dua petugas dari kantor polisi Detroit 12 menyamar sebagai pengedar narkoba untuk menangkap pembeli. Dua pembeli tiba di alamat yang disebut.

Ternyata semua salah sangka. Dua pembeli narkoba juga petugas polisi yang menyamar dari distrik ke-11 Detroit. Kedua kubu polisi yang sedang menyamar ini akhirnya bertengkar. Saling menodongkan senjata.

Kepala Polisi Detroit James Craig, bahkan menyebut insiden itu seperti sebuah adegan pada film komedi. “Mereka tampak seperti polisi Keystone,” kata Craig.

Menyamar merupakan tugas yang sulit bagi polisi. Tidak hanya pakaian yang ditanggalkan, gaya hidup pun juga ikut berubah dalam kondisi penyamaran. Sepertinya sangat sederhana, tetapi kadang-kadang kekacauan tidak bisa dihindari.

Periode tahun 80-an juga pernah terjadi kejadian serupa. Dua petugas polisi bahkan tewas saat melakukan penyamaran.

Metode penyamaran untuk mengungkap gembong narkoba di Detroit atau sejumlah kota besar di Paman Sam memang kerap dilakukan.

Untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan, bahkan tidak ada yang tahu para personel polisi menyamar. Biasanya, hanya pimpinan dan personel yang ditugaskan saja mengetahui operasi penyamaran tersebut. “Karena di Detroit banyak diler narkoba yang berani membayar untuk mengungkap operasi yang dijalankan Kepolisian. Makanya penyamaran harus sangat rahasia,” ungkap Craig.

Dia lega tidak ada korban dalam insiden ini. Tapi kekacauan yang sudah terjadi membuat Kepolisian Detroit untuk melakukan penyelidikan. Namanya juga salah sangka. Eh, ternyata sama-sama teman. (*)

Komentar telah ditutup.