Politik

Data yang Dipakai Jokowi dan Prabowo dalam Debat Kedua Rentan Dimanipulasi

Redaktur: Jakfar Shodik
Data yang Dipakai Jokowi dan Prabowo dalam Debat Kedua Rentan Dimanipulasi - Politik

Debat Kedua Pilpres 2019. Foto : Charlie Lopulua /INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Peneliti Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai hasil debat kedua Capres lebih konstruktif daripada debat perdana. Ia sebut lebih baik lantaran baik Jokowi maupun Prabowo Subianto menggunakan presentasi data statistik.

Meski begitu, ia menekankan data yang dipakai bisa saja digunakan untuk mengaburkan fakta sebenarnya. Bahkan Wasisto berargumen ada data yang dimanipulatif dalam debat semalam.

"Nah, di sinilah sebenarnya titik lemah dalam penggunaan statistik. Data hanya berbicara makro namun alpa soal mikro. Hal ini sebenarnya meski objektif namun rentan pula manipulatif," ujarnya saat dihubungi INDOPOS di Jakarta, Senin (18/2/2019).

Wasisto mengaku belum menganalisa lebih jauh terkait data yang dipakai oleh kedua kandidat capres tersebut. Namun yang jelas, ia mencium adanya data manipulatif yang dipakai baik Jokowi maupun Prabowo.

"Misalnya konsesi lahan, jumlah utang, maupun produktivitas pangan," katanya.

Wasisto menerangkan, permasalahan kebenaran data ini sangat sulit dipahami oleh masyarakat. Karena data statistik tidak tersebar secara gratis di dunia maya ataupun yang lain.

"Yang namanya data statistik itu kan secara otoritatif hanya dipunyai oleh mereka yang punya uang dan kuasa. Sementara publik mugkin hanya manggut-manggut saja soal data yang belum tentu paham sepenuhnya," pungkasnya. (jaa)

Berita Terkait


Baca Juga !.