Nasional

Telusuri Polemik Reorganisasi LIPI

Redaktur:
Telusuri Polemik Reorganisasi LIPI - Nasional

TARGET - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin (kanan) menerima Kepala LIPI Laksana Tri Handoko. Foto : HUMAS PANRB untuk INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Polemik dalam internal Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berbuntut panjang. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Syafruddin membentuk tim penyelaras terkait itu. Tim tersebut juga melibatkan kementerian dan lembaga di luar LIPI.

“Jalan keluarnya membentuk tim penyelaras. Tapi bukan hanya LIPI, ada tim penyelarasnya. Kementerian Risetdikti, Kementerian PANRB dan BKN, serta LIPI sendiri,” kata Syafruddin dalam jumpa pers di gedung Kementerian PANRB, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

Tim penyelaras ini, kata Syafruddin, akan bertugas menyelesaikan konflik internal yang tidak bisa diatasi oleh LIPI. Tim ini diharapkan dapat menyelesaikan konflik dalam waktu dekat. “Masalah-masalah yang tidak selaras, tidak seimbang dan tidak patut agar diselesaikan secepatnya dalam satu dua minggu ke depan," ujarnya.

Selain itu, Syafruddin berharap LIPI menghentikan terlebih dahulu konflik yang ada di internal lembaga. Hal ini untuk menghindari kekisruhan berkembang di masyarakat. “Langkah-langkah untuk sementara dihentikan, cooling down. Jangan membuat opini yang menghasilkan kekisruhan di masyarakat.

Apalagi ini lembaga penelitian yang sangat sacral, saya rasa ya,” tepisnya.

Sebenarnya tidak ada jabatan yang hilang di LIPI, rinci dia, tapi hanya pengalihan dan tidak tersosialisasi dengan baik. “Kemasalahan detilnya ada beberapa jabatan jabatan yang diganti ya, kemudian ada struktur pengalihan fungsi yang tadinya jabatan struktural menjadi jabatan fungsional. Sebenarnya tidak ada jabatan yang hilang, ini hanya pengalihan di dalam. Cuma ini masalah eksekusinya yang kurang sempurna. Tidak tersosialisasi dengan baik," sambungnya.

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan, reorganisasi bertujuan untuk mengatur ulang tenaga administrasi pendukung, agar pusat penelitian LIPI fokus dalam melakukan penelitian.

Karenanya, sambung Handoko, LIPI akan segera membentuk tim penyelaras sesuai arahan MenteriPAN RB untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. "Nanti tim ini akan melihat secara jernih permasalahan yang ada. Jika memang dibutuhkan perbaikan akan kami lakukan," kata Handoko. (aen)

Berita Terkait

Hukum / KPK dan Kemenkumham Bahas Penyempurnaan UU Parpol

Nasional / KPK Bahas Penyempurnaan UU Parpol ke Kemendagri-Kemenkeu

Nasional / Ibu Kota Baru, Akan Ada Satu Juta PNS Pindah

Headline / Buzzer Senjata Makan Tuan

Nasional / Ada Masalah Institusional

Nasional / Ada Fenomena Migrasi Suara


Baca Juga !.