Internasional

Jordania-Palestina Kutuk Penutupan Masjid Al-Aqsha

Redaktur: Jakfar Shodik
Jordania-Palestina Kutuk Penutupan Masjid Al-Aqsha - Internasional

PROTES - Palestina tuntut pembukaan kompleks Masjid Al-Aqsha. Foto Antara

INDOPOS.CO.ID - Presiden Palestina dan Jordania mengutuk keras penutupan kompleks pemakaman Gerbang Ar-Rahmah. Kompleks pemakaman berdampingan dengan tembok timur Masjid Al-Aqsha itu ditutup  dengan rantai dan gembok.

Kantor Presiden Palestina juga menentang rencana Israel melakukan penutupan sementara dan pemisahan sebagian masjid tersebut. Dalam satu pernyataan sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA, Kantor Presiden Palestina menganggap kekuatan pendudukan Israel bertanggungjawab atas ketegangan dan situasi memburuk di wilayah tersebut.

Kantor Presiden Palestina memperingatkan Israel supaya tidak melanjutkan kebijakan penindasan dan sewenang-wenang. Sebab, tindakan itu hanya akan menyebabkan aksi pembalasan dan menyulut kemarahan rakyat Palestina.

Kantor Presiden Palestina menegaskan kantor itu mengikuti tindakan Israel saat ini di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha, dan melakukan kontak untuk menekan Israel, penguasa pendudukan, untuk menghentikan agresi terhadap masjid tersebut, orang beribadah, dan menuntut dilestarikannya status quo 1967 masjid itu.

Sementara itu, Kementerian Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat Jordania mengutuk dengan keras penutupan Israel atas Masjid Al-Aqsha di Al-Quds (Jerusalem), yang diduduki, dan penyerangan terhadap orang beribadah. ”Bertindak sejalan dengan hukum internasional dan segera membuka kembali pintu gerbang itu, menghormati kesucian tempat suci, tidak melarang orang yang ingin beribadah memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha, menarik pasukan keamanan dari kompleks tempat suci itu dan menghormati perasaan umat Muslim,” tutur Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jordania Sufian Al-Qudah sebagaimana diberiatakan Kantor Berita Jordania, Petra.

Sufian mengecam tindakan Israel terhadap Masjid Al-Aqsha sebagai pelanggaran nyata terhadap status quo hukum, sejarah, kewajiban Israel berdasar hukum internasional, dan hukum kemanusiaan internasional, sebagai kekuatan pendudukan, dan menganggap sepenuhnya bertanggungjawab atas keselamatan masjid itu.

Ia menekankan Kementeri Luar Negeri Jordania mengikuti perkembangan berbahaya itu melalui bermacam saluran guna menjamin pembukaan kembali gerbang tersebut dan pemulihan ketenangan di Al-Haram Asy-Syarif. Kementerian itu telah melancarkan protes ke Kementerian Luar Negeri Israel, dan menyampaikan pengutukan pemerintah terhadap tindakan provokatif Israel terhadal Al-Haram Asy-Syarif, dan menuntut penghentian segera semua tindakan tersebut. (ant)

Berita Terkait

Internasional / Palestina-Jordania Tolak Intervensi Israel untuk Al-Aqsha

Internasional / 150 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsha

Headline / Diserbu Tentara, Warga Palestina Ditahan

Internasional / Israel Buat Pelanggaran Kemanusiaan

Internasional / Israel Tutup Masjid Al-Aqsha Rakyat Palestina Salat di Luar

Internasional / Mengutuk Serangan di Pemukim Yahudi


Baca Juga !.