Nasional

KPU Umumkan Dua Caleg PAN Mantan Koruptor, Ini Kata Waketum PAN

Redaktur: Ali Rahman
KPU Umumkan Dua Caleg PAN Mantan Koruptor, Ini Kata Waketum PAN - Nasional

Wakil Ketua Umun PAN Hanafi Rais memberikan keterangnya di Jakarta. Foto: Dhika/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais menanggapi hasil rilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai dua nama caleg mantan koruptor dari partainya yang mengikuti Pemilu 2019. Menurutnya dua caleg tersebut menjadi wewenang pengurus PAN daerah.

"Calon DPRD itu kan otonomi daerah, semua pengurus daerah. Karena partai kita memberlakukan sistem seperti halnya negara kita otonomi daerah. Pengurus daerah punya keputusan apa yang menjadi urusan," ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

Sementara caleg PAN untuk DPR menjadi urusan Dewan Pempinan Pusat (DPP). Caleg DPR dari partainya tidak ada satupun yang bermasalah secara hukum. "DPP mengurus apa yang menjadi urusannya yaitu caleg pusat DPR RI. kita buktikan 100 persen bersih dari masalah hukum," jelas Wakil Ketua Komisi I DPR itu.

Pihaknya tidak merasa dirugikan dengan adanya rilis diumumkan KPU. Karena kembali kepada masyarakat yang bisa menentukan caleg tersebut lolos atau tidak.

"Masyarakat yang menilai bukan KPU yang menilai. Bukan KPU yang menetukan pilihan vote. KPU hanya penyelenggara pemilu cuma panitia. Masyarakat menentukan kedepannya mau terus atau tidak memilih siapa tergantung mereka," tuturnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kembali mengumumkan daftar calon legislatif berstatus mantan terpidana korupsi, Selasa (19/2/2019). Sebanyak 32 nama, sebelumnya merilis 49 nama caleg mantan napi korupsi pada 30 Januari lalu. Caleg mantan mantan kasus korupsi berjumlah 81 orang

Tambahan 32 orang tersebut terdiri dari tingkat pemilihan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Sementara caleg DPD tak ada penambahan dan masih sama seperti jumlah sebelumnya, yakni 9 orang.

Dua Caleg Mantan Koruptor dari partai PAN yaitu satu orang caleg DPRD Provinsi dan satu orang caleg DPRD Kabupaten/Kota. Dua orang tersebut yakni Bonanza Kesuma (DPRD Provinsi Lampung nomor urut 7), dan Firdaus Obrini (DPRD Kota Pagar Alam, nomor urut 9). (dan)

 

Berita Terkait

Politik / KPU Fokus Rekapitulasi Perhitungan Suara

Headline / Sembilan Parpol Diperkirakan Masuk Senayan

Politik / IMM Tegaskan Dukung Penuh KPU dan Bawaslu


Baca Juga !.