Nasional

Usulan Sandi Ditolak, Begini Penjelasan KPU

Redaktur: Ahmad Nugraha
Usulan Sandi Ditolak, Begini Penjelasan KPU - Nasional

Anggota KPU RI Wahyu Setiawan. Foto : Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menegaskan bahwa debat pilpres tanpa adanya panelis tidak bisa dilakukan. Alasannya, keberadaan panelis itu merupakan amanat Undang Undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Itu perintah UU. KPU dibayar negara kan untuk melaksanakan UU," tegasnya di Kantor KPU RI Menteng Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Wahyu menjelaskan, tugas panelis itu membuat materi debat agar sesuai dengan tema yang diangkat. Ini agar para kandidat yang bertarung tidak keluar konteks materi debat.

"Bisa dibayangkan kalau kemudian tidak ada panelis, lalu siapa yang buat materi soal?," tandas komisioner asal Banjarnegara Jawa Tengah itu.

Sementara, Direktur Relawan Badqn Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Ferry Mursyidan Baldan menuturkan usulan Sandiaga itu bukan menghilangkan panelis secara substansinya. Akan tetapi, lebih pada fungsi panelis itu sendiri.

"Itu kan berkaitan ketika pertanyaan dirumuskan oleh panelis, terkait dengan visual yang demikian, saya kira pada saat awal silakan KPU ada panelis bahwa itu memang ada di UU," papar Ferry.

"Tapi intinya perbanyak bank soal misalnya dalam satu tema ada 4 topik dan 4 topiknya ada beberapa pertanyaan jadi kalau kemungkinan bocor ya nggak apa-apa. Misalnya dari 10 pertanyaan, masa orang mau menghafal 10 pertanyaan misalnya," pungkasnya. (jaa)

 

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.