Internasional

Tampilkan Model Asia dengan Bintik Wajah, Zara Mendapat Kecaman di Tiongkok

Redaktur: Ahmad Nugraha
Tampilkan Model Asia dengan Bintik Wajah, Zara Mendapat Kecaman di Tiongkok - Internasional

INDOPOS.CO.ID - Perusahaan ritel fashion Zara telah memicu perdebatan luas di Tiongkok dengan menerbitkan foto-fotosalah satu model top negara itu tanpa menutupi bintik-bintik wajahnya.

Li Jingwen, yang menjadi model dengan nama Jing Wen, muncul dalam kampanye untuk mempromosikan kosmetik Spanyol. Tetapi setelah Zara memposting gambar ke platform microblogging Sina Weibo pada hari Jumat, pengguna media sosial mulai memperdebatkan bintik-bintiknya dan definisi kecantikan di Tiongkok. Di mana kulit yang bersih dan pucat sering dianggap lebih menarik.

Beberapa pengguna mengklaim bahwa Zara telah menjelek-jelekkan Jing dengan melakukan penggambaran wanita Asia yang tidak menarik dan tidak representatif. Lainnya mengatakan bahwa pilihan pengecer model berbintik telah mencemarkan nama baik Tiongkok. Hanya beberapa bulan setelah Dolce & Gabbana menghadapi kritik yang signifikan untuk kampanye yang menunjukkan model Tiongkok berjuang untuk makan makanan Italia dengan sumpit.

"Setelah melihat iklan ini, saya memutuskan untuk tidak membeli produk apa pun dari Zara. Bukan karena saya pikir modelnya jelek, tetapi karena anda mendiskriminasikan pandangan orang Asia tentang kecantikan,” kata pengguna Weibo Moshiwuchang.

"Maaf, kami wanita Asia tidak memiliki bintik-bintik. Bahkan jika kita melakukannya, itu adalah sejumlah kecil orang. Kalian pasti berusaha sangat keras untuk menemukan model seperti itu," tulis EvelynYoung_23.

Tetapi sebagian besar komentar muncul untuk membela Jing dan kampanye tersebut. Sejumlah pengguna merayakan penggambaran Zara tentang kulit alami Jing. "Setiap orang memiliki pemahaman yang berbeda tentang kecantikan dan kita tidak harus memiliki pandangan yang sama tentang estetika. Tetapi kita harus terbuka dengan wajah-wajah yang berbeda," tulis sebuah postingan dari akun Weibo bernama TheChineseModels.

"Li Jingwen ribuan kali lebih cantik dari wajah-wajah yang telah diperbaiki," kata pengguna saxaK. "Tolong jangan tinggal di dalam filter, bukankah lebih baik untuk menjadi nyata?" tulis Amy_xuhui memohon.

Ketika terbit, tagar untuk kampanye Zara telah muncul di lebih dari 55.000 pos Weibo dan telah dibaca lebih dari 500 juta kali. Beberapa surat kabar lokal yang dikenal sering mengkritik perusahaan Barat juga membela kampanye tersebut.

Sebuah editorial di China Daily menyalahkan kritik pada sensitivitas berlebih dan kurangnya budaya percaya diri. Artikel yang diterbitkan dengan judul "Zara menghina Cina? Jangan terlalu sensitif!" Mereka mendesak pembaca untuk saling bertoleransi dalam hal estetika.

Juru bicara lainnya di China Youth Daily mengatakan bahwa merek fashion internasional sering menggunakan model yang memiliki bintik-bintik. Mereka menjelaskan bahwa menurut pandangan estetika Barat, masyarakat bahkan menyukai wajah-wajah dengan jumlah bintik-bintik yang sesuai.

Jing, yang telah menjadi sosok reguler di pekan mode dalam beberapa tahun terakhir, telah menjadi model untuk merek seperti Tommy Hilfiger, Prada dan Calvin Klein. Dia sebelumnya berbicara tentang perasaan sadar diri karena bintik-bintiknya, mengatakan kepada Vogue pada 2016 bahwa dia selalu berusaha menutupi mereka di sekolah menengah.

Bintik-bintik tetap menjadi pemandangan yang relatif langka di dunia mode dan periklanan Tiongkok. Pengertian kecantikan lebih sering dikaitkan dengan kulit halus dan tanpa cacat. Banyak produk pemutih kulit tersedia secara luas di negara ini.

Retouching foto juga umum di media sosial, dengan aplikasi populer seperti Meitu dan BeautyCam memungkinkan pengguna untuk menghilangkan noda dan bahkan mencerahkan warna kulit. Situs web e-commerce terbesar di Tiongkok, Taobao, saat ini memiliki daftar ribuan krim penghilang bintik yang berbeda. Vendor di situs tersebut juga menyediakan perawatan laser, perawatan nitrogen cair, dan produk lainnya yang mengklaim dapat menghilangkan bintik-bintik dan noda. (fay/CNN)

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.