Internasional

Suhu Panas Sebabkan Festival Es Harbin Tutup Lebih Awal

Redaktur: Jakfar Shodik
Suhu Panas Sebabkan Festival Es Harbin Tutup Lebih Awal - Internasional

KECEWA – Pengunjung gagal menikmati keelokan replika mini Colosseum. Foto SHM

INDOPOS.CO.ID - Pahatan es dan salju dibuat hampir 10 ribu seniman di kota Harbin telah meleleh. Itu terjadi menyusul suhu memanas secara signifikan. Kondisi itu memaksa lokasi festival musim dingin terbesar di China tutup lebih awal. 

Suhu di siang hari telah berada di atas titik beku pada Minggu terpanas di utara China musim dingin ini. ”Tentu saja kami merasakan krisis,” ucap petugas taman. 

Taman itu ditutup lebih awal dengan alasan keamanan. Taman musim dingin di Harbin, sebuah kota di timur laut China, dikenal karena suhunya yang dingin telah menarik lebih dari satu juta pengunjung sejak dibuka pada 23 desember.

Sejumlah pengunjung yang telah melakukan pemesanan kecewa. Pasalnya, pengunjung tidak dapat melihat replika mini Colosseum dan Katedral Milan terbuat dari es. Tahun lalu, taman tersebut ditutup pada 10 Maret. ”Mengapa kalian tidak memberitahu kami lebih awal,” tulis seorang turis di akun Weibo, microblog populer di China. ”Saya telah memesan tiket kereta dan hotel, dan sekarang kalian tutup,” tegasnya dengan nada protes. 

Petugas taman mengatakan tiket dapat dikembalikan. Festival musim dingin Harbin telah menarik juataan pengunjung seluruh dunia setiap tahun sejak 1980-an. Taman itu merupakan sumber pendapatan pariwisata Harbin. Dunia Es dan Salju Harbin kali pertama dibuka pada 1999. (fay/SMH)

Berita Terkait


Baca Juga !.