Ekonomi

UIN Alaudin dan BNI Syariah Fasilitasi 25 Ribu Civitas

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
UIN Alaudin dan BNI Syariah Fasilitasi 25 Ribu Civitas - Ekonomi

SINERGI-(Dari kiri) Wakil Rektor 4 UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis; Rektor UIN Alauddin Makassar, Musafir Pababbari; SEVP Bisnis Ritel, dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi. foto: BNI Syariah for INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bank BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan UIN Alauddin Makassar tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyediaan produk dan jasa layanan perbankan.

Penandatanganan dilakukan SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi dan Rektor UIN Alauddin Makassar, Musafir Pababbari di Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/02).

Dengan adanya kesepakatan ini, BNI Syariah berupaya memberikan kemudahan bagi seluruh civitas UIN Alauddin melalui layanan perbankan syariah. Di antaranya produk dana, produk pembiayaan, aplikasi digital serta kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan, Iwan Abdi menyampaikan, dalam kerja sama ini BNI Syariah memfasilitasi lebih dari 25 ribu civitas akademika UIN Alauddin dengan berbagai layanan, seperti penerimaan pembayaran biaya pendidikan, payroll untuk dosen dan pegawai.

”BNI Syariah menyediakan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah seperti tabungan BNI iB Hasanah, BNI Baitullah iB Hasanah, serta pembiayaan fleksi umrah untuk dosen dan karyawan bekerjasama dengan travel rekanan, pembiayaan rumah melalui produk BNI Griya iB Hasanah serta Wakaf Hasanah,” ujar Iwan dalam rilis Humas BNI Syariah.

Sebagai Hasanah Banking Partner yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, kata Iwan, BNI Syariah juga bekerja sama dengan UIN Alauddin Makassar memberikan beasiswa untuk mahasiswa/i Hafidz (penghafal) Qur’an.

“Universitas sebagai institusi pendidikan perlu didukung dalam membangun generasi muda yang merupakan aset bangsa dengan fasilitas yang menunjang, termasuk nyaman dalam transaksi keuangan,” ujarnya.

Sehingga proses belajar mengajar, klaim dia, dapat berlangsung dengan baik, prudent dan efektif. “Melalui edukasi dan literasi keuangan syariah, maupun inklusi terhadap produk dan layanan perbankan syariah mahasiswa/i dapat mempersiapkan perencanaan keuangannya dengan baik dan tepat,” tutupnya. (ers)

Berita Terkait


Baca Juga !.