Politik

Alasan PKS Bikin Janji Politik Selalu Singgung Pajak

Redaktur: Jakfar Shodik
Alasan PKS Bikin Janji Politik Selalu Singgung Pajak - Politik

ilustrasi. Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tiga janji kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selalu berhubungan dengan pajak. Terbaru janjinya bakal menghapus pajak penghasilan (PPh) bagi pekerja dengan upah di bawah Rp 8 juta. Ada alasan khusus dibalik pemilihan sektor fiskal. 

Jubir PKS Muda Handi Risza menjelaskan, sektor pajak salah satu instrumen penting mengendalikan penerimaan keuangan negara. PKS melihat pajak tidak hanya memiliki fungsi budgeting, tapi juga berfungsi alokasi terhadap pendapatan masyarakat. ”Bagi kami (pajak) yang dirasakan masyarakat bisa memberi stimulus. Karena itu, kebijakan fiskal utama, bisa dikelola negara sebagai instrumen utama memberi stimulus, insentif kepada warga,” tuturnya di Kantor DPP PKS di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Handi berpandangan, selama ini pemerintah hanya fokus pada kebijakan besar seperti tax amnesty dan tax holiday. PKS nilai kebijakan itu hanya dinikmati segintir orang. Sementara sebagian besar masyarakat berpenghasilan kecil menengah tidak tersentuh.

Ia menjelaskan, bila PKS bisa kembali duduk di parlemen memperjuangkan janji tersebut, rasa keadilan bagi masyarakat bakal terpenuhi. Untuk janji penghapusan PPh saja, kata Handi, nantinya masyarkat akan menghemat Rp 1,8 juta tiap tahun. ”Pendapatan bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lain,” klaimnya.

Jubir PKS bidang ekonomi, Muhammad Kholid menambahkan intensif pemerintah terkait pajak hanya berpihak pada penguasa besar. ”Nah, kalau PKS ingin menunjukkan sebuah politik gagasan, dan program,” pungkasnya. (jaa)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / PAN Ingin Gerindra dan PKS Jadi Oposisi

Politik / Presiden PKS Sebut Politik Nasional Tergantung Isi Tas

Nasional / Ide Hapus Pendidikan Agama di Sekolah, Bentuk Sekularisasi 


Baca Juga !.