Megapolitan

PMII DKI Jakarta Perangi Hoaks

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
PMII DKI Jakarta Perangi Hoaks - Megapolitan

KADER ASWAJA- Pengurus Cabang PMII DKI Jakarta menolak hoaks dan ujaran kebencian, di Kawasan Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019). (Iqbal/INDOPOS)

INDOPOS.CO.ID - Masyarakat Ibu Kota Jakarta mulai banyak disuguhi oleh informasi-informasi tidak benar alias hoaks. Itu merupakan perlilaku oknum tak bertanggung jawab guna memperkeruh situasi dan menimbulkan kebencian.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DKI Jakarta, Daud Azhari meminta kepada generasi muda untuk tidak terlibat dalam pertarungan hoaks tersebut. 

”Jadi semangat kita bersama dalam memerangi berita hoaks yang sering terjadi. Kami tegaskan kepada kaum milenial, khususnya kader dan anggota PMII di manapun berada, agar memerangi hoaks yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat," tegas Daud Azhari saat di Jakarta, menjelang keberangkatan rombongan kader PMII DKI Jakarta menuju Muspimnas PMII di Boyolali, Jumat (22/2/2019).

Daud menambahkan, agar kader dan anggota PMII menghindari fanatisme dan politik identitas. ”Politik identitas, seperti diketahui rentan memecah belah persatuan bangsa, dan bukan hal yang mustahil bisa menimbulkan konflik sosial horizontal,” tandasnya.

Terkait sejumlah anggota maupun alumni PMII yang telah mendeklarasikan mendukung paslon tertentu, hal itu kata Daud, diperbolehkan selama tidak membawa nama PMII secara kelembagaan. 

”Semua tahu PMII itu itu di bawah organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Hak kader atau anggota jika memilih yang mereka yakini. Tapi kami tidak mengusung PMII secara kelembagaan karena sesuai AD/ART tidak boleh berpolitik praktis," tegasnya.

”Kami sebagai santri sami'na wa atho'na terhadap kiai-kiai kita. Kiai yang kami maksud tentu kiai kami yang background organisasinya PMII. Jadi, semuanya pasti tahu pilihan kader PMII nanti ke siapa. Jadi jangan melupakan sejarah," imbuh Daud.

Namun sambung Daud, apapun hasil pilpres nanti, pihaknya mendukung siapapun pemimpin yang terpilih. "Tapi apapun hasil Pilpres 17 April nanti, menjadi kemenangan kami. Kami tidak ada masalah siapapun yang menang nanti, kami dari PMII Jakarta menginstruksikan mari sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tutupnya. (ibl) 

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Info 5 Ribu Santri Ikut Aksi ”People Power” Hoaks

Nasional / Pilot Ini Ditangkap Terkait Ujaran Kebencian

Headline / Mabuk Hoaks

Headline / Ini Fatwa MUI soal Menyebar Hoaks

Politik / Ratna Sarumpaet akan Nyoblos di TPS Polda Metro Jaya


Baca Juga !.