Megapolitan

Genjot Normalisasi Sungai

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Genjot Normalisasi Sungai - Megapolitan

ILUSTRASI - normalisasi kali. Foto : Dok/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Banjir dan genangan masih mengancam Jakarta. Pemerintah pun terus menggenjot program penanganan banjir, termasuk tahun ini. Beberapa kendala pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung sudah disiapkan dalam anggaran APBD DKI 2019 ini.

“Kita sedang cek titik-titik lokasi normalisasi Kali Ciliwung,” ungkap Humas Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)  Agung kepada INDOPOS, Kamis (21/2/2019).

Sebelumnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Teguh Hendrawan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran dari APBD 2019 untuk program normalisasi sebesar Rp 500 miliar. Anggaran tersebut, menurutnya, untuk melanjutkan program normalisasi kali di Jakarta yang tertunda di 2018. “Kita tahun ini juga akan normalisasi Kali Pesanggarahan, Kali Sunter dan Kali Cipinang,” ujarnya.

Lebih jauh Teguh menyebutkan, beberapa kendala program normalisasi pada 2018 karena data kepemilikan warga. Selain itu, karena faktor gugatan dari ahli waris atau kuasa hukum. “Kendalanya karena kelengkapan atas hak kepemilikan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, program normalisasi nanti dilakukan oleh BBWSCC. Pembangunan normalisasi dengan menerapkan sheet pile atau penurapan bantaran kali. “Kami juga membangun taman di sekitar bantaran untuk menjaga keasrian bantaran kali. Selain itu, kita bangun ruang terbuka hijau (RTH) pada trase kering,” terangnya.

Teguh menegaskan, target 2019 adalah melanjutkan normalisasi kali pada daerah-daerah yang terdampak banjir dari luapan Kali Ciliwung. Untuk itu, pihaknya terus melakukan proses pembebasan lahan terdampak normalisasi kali.“Kita harus segera selesaikan pembebasan. Target kami 2019 semua program normalisasi kali bisa rampung. Karena, program ini untuk mengatasi banjir di DKI,” katanya.

Ia menyebutkan, target 2019,  di antaranya menyasar wilayah terdampak banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, kawasan Kalibata, Gang Arus, dan Kompleks IKPN Jakarta Selatan. (nas)

TAGS

Berita Terkait

Nasional / Drainase Buntu, 35 Rumah di Rangkasbitung Terendam Banjir

Daerah / Banjir dan Longsor Ancam Wilayah Utara Indonesia

Daerah / Curah Hujang Tinggi, Waspadai Banjir dan Longsor

Banten Raya / Banyak Turap Rusak, Banjir Jadi Ancaman Serius

Megapolitan / Banjir Menyapa saat Sahur Perdana

Megapolitan / Banjir yang Terdalam, Nyaris Menyamai Kejadian pada 2007


Baca Juga !.