Politik

Revitalisasi Pasar Rakyat Dinilai Bisa Tingkatkan Omzet Pedagang

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Revitalisasi Pasar Rakyat Dinilai Bisa Tingkatkan Omzet Pedagang - Politik

BLUSUKAN-Caleg DPR RI dari Partai NasDem Dapil V Jawa Tengah (Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten) Eva Yuliana saat mengunjungi pasar tradisonal di Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID - Partai NasDem mendorong pemerintah merevitalisasi pasar rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang. Ini dilakukan melalui peningkatan omzet, memudahkan akses transaksi jual beli dengan nyaman, serta mendukung kelancaran logistik dan distribusi. 

Politisi Partai NasDem Eva Yuliana mengatakan dengan revitalisasi pasar rakyat ada beberapa keuntungan yang didapat. Pertama, bisa memberikan pelayanan kepada konsumen yang lebih layak dan nyaman dalam berbelanja. Penjual juga lebih nyaman dalam menjual dagangannya. 

"Pasar Apik Insya Allah Rezekine Becik (Pasar Bagus Insya Allah Rezekinya bagus, red)," kata Eva di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Caleg Partai NasDem Dapil V Jawa Tengah itu menambahkan, revitaliasi juga mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Eva berjanji akan terus mendorong dan meningkatkan jumlah revitalisasi pasar di Indonesia, jika konstituen mendukungnya sebagai anggota Dewan.

"Jadi tidak hanya fisiknya, tetapi bagaimana mengajarkan pengetahuan pengelolaan pasar. Setelah manajemen direvitalisasi maka yang diharapkan adalah memperpendek mata rantai antara produsen dan penjual," katanya.

Sehingga, kata dia, ketika mata rantai diperpendek, maka diharapkan ketika harga sembako lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat. "Pasar penting karena tidak hanya orang itu menjual dan membeli, tetapi di pasar itulah tempat orang bertemu di setiap harinya. Pasar bisa menjadi agen dari semua bidang, tidak hanya ekonomi saja tetapi budaya, dan lain sebagainya," tuturnya.

Direktur Utama Sogo Indonesia yang juga Penasihat Aprindo Handaka Santosa berpendapat, revitalisasi ribuan Pasar Rakyat tentu akan memberikan hasil yang positif dalam perdagangan di kalangan pedagang pasar. "Karena sarananya yang menjadi lebih nyaman bagi pengunjung dan juga penataan yang pencapaian nya lebih leluasa," ujarnya.

Ia mengatakan, penataan pasar rakyat sama sekali tidak menimbulkan pengaruh negatif kepada ritel modern, karena masing-masing mempunyai segmen market yang berbeda. Namun demikian, kata Handaka, perlu adanya perhatian dari pemerintah untuk hal-hal yang lebih mendasar lagi. (jaa)

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Kalau  Sontoloyo, Jangan Kasih Apa-Apa NasDem Itu

Politik / Komitmen Lestarikan Seni dan Budaya Daerah

Nasional / Banyak Pariwisata Indonesia Kelas Dunia yang Perlu Dikembangkan

Nasional / Caleg Kumpulkan Relawan di Hari Pahlawan

Nasional / Pemuda Harus Jadi Garda Terdepan Menangkal Disintegrasi


Baca Juga !.