Ekonomi

Tiga Kali Berturut, BNI Syariah Raih Penghargaan Digital Innovation Award 2019

Redaktur: Ali Rahman
Tiga Kali Berturut, BNI Syariah Raih Penghargaan Digital Innovation Award 2019 - Ekonomi

BNI Syariah menerima penghargaan sebagai Innovative Company in Providing Waqf category Islamic Banking 3 kali berturut - turut sejak 2017, dari Founder & President Commisioner Warta Ekonomi, Fadel Muhammad (kanan) kepada Pemimpin Divisi Bisnis Digital BNI Syariah, Amirul Wicaksono (tengah) di Balai Kartini, Jakarta (22/2/2019). Foto: BNI Syariah for INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bank BNI Syariah mempertahankan posisi sebagai bank syariah yang unggul dalam inovasi digital melalui platform digital Wakaf Hasanah. Menyusul penghargaan Digital Innovation Award 2019 kategori Digital Innovation Bank Syariah di Balai Kartini, kawasan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat malam (22/2/2019).

Penghargaan ini merupakan ketiga kalinya berturut–turut diterima BNI Syariah sejak 2017. Penghargaan diberikan Founder and President Commisioner Warta Ekonomi, Fadel Muhammad kepada Amirul Wicaksono selaku Pemimpin Divisi Bisnis Digital BNI Syariah.

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto menyampaikan, Wakaf Hasanah disediakan BNI Syariah sebagai pendorong stakeholders, lembaga wakaf dan masyarakat untuk bersinergi membangun kemandirian ekonomi umat melalui fundraising wakaf.

“Dengan wakaf, terdapat manfaat yang mengalir, memompa produktivitas, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Hal ini sesuai dengan komitmen kami sebagai Hasanah Banking Partner, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga memberikan kebaikan (Hasanah) untuk kehidupan akhirat (Hasanah Way),” ujar Wahyu dalam rilis Humas BNI Syariah, Sabtu (23/2/2019).

Tahun ini, Wakaf Hasanah BNI Syariah akan terus dikembangkan menjadi Wakaf Hasanah 2.0 dengan penambahan fitur Wakaf Linked Sukuk (WLS), yaitu wakaf uang berjangka yang diterbitkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI).

BNI Syariah dalam hal ini ditunjuk sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU). Di mana wakaf uang yang terkumpul akan ditempatkan di SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) dan digunakan untuk membiayai proyek–proyek sosial produktif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakaf Hasanah 2.0 juga akan terkoneksi dengan e-commerce sehingga meningkatkan jumlah wakif dan donasi project wakaf. Dengan adanya koneksi menggunakan API (metode untuk integrasi antara Wakaf Hasanah dengan partner e-commerce), project, wakif, progress project dapat diupdate kepada partner.

Sejak diluncurkan 2017, dana yang terhimpun melalui aplikasi Wakaf Hasanah dan website wakafhasanah.bnisyariah.co.id sebesar Rp 6,8 miliar bekerja sama dengan 19 nadzhir/pengelola wakaf dengan 43 project wakaf.

“Inovasi berbasis digital merupakan salah satu strategi yang dapat membuat perusahaan mampu bersaing dan bertahan di tengah era digital 4.0 sehingga diharapkan digital platform dapat mempercepat pertumbuhan bisnis institusi” ujar Fadel Muhammad. (ers)

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / BNI Syariah Sapa Milenial

/ BNI Syariah, Inovasi Gaya Hidup Hasanah

/ BNI Syariah Bidik Pertumbuhan Pembiayaan 20 Persen


Baca Juga !.