Megapolitan

Pungutan KIR Dilaporkan ke Saber Pungli

Redaktur: Syaripudin
Pungutan KIR Dilaporkan ke Saber Pungli - Megapolitan

Ilustrasi Pungli

INDOPOS.CO.ID  - Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) melaporkan pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang ke Tim Saber Pungli Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Itu karena instansi ini menerapkan bayaran Rp300 ribu/unit kendaraan yang akan melakukan uji KIR. Bahkan dugaan aksi pungli ini telah terjadi sejak 2018, lalu. Ketua Dewan LPPNRI Kabupaten Tangerang Yosep Romdon mengaku, pejabat yang dilaporkan ke Tim Saber Pungli Kemenko Polhukam adalah Kepala Dishub Kabupaten Tangerang Bambang Mardi.

Laporan tersebut dilayangkan pihaknya karena maraknya pungutan liar (pungli) di tempat uji KIR Kabupaten Tagerang. Dan juga adanya timpangnya laporan pendapatan retribusi uji KIR yang diterima.

”Petugas uji KIR memungut bayaran Rp 300 ribu/kendaraan kepada peserta KIR. Kalau resminya hanya Rp 61 ribu/kendaraan. Punglinya sudah secara masif dilakukan oleh petugas Dishub. Seminggu lalu kasus ini kami laporka ke Kemenko Polhukam,” katanya, Minggu (24/2/2019).

Dijelaskan Yosep juga, keluhan para pemilik kendaraan yang terkena pungli di tempat uji KIR itu telah mereka terima sejak akhir 2018, lalu. Bahkan bukti hasil kegiatan pungli UPT KIR Dishunb Kabupaten Tangerang telah diserahkan ke Kemenko Polhukam. Dan juga pengakuan sejumlah pemilik kendaraan yang telah memberikan upeti tersebut ke petugas penguji KIR.

”Kalau tidak ada pengaduan ke kami, mana bisa dilaporkam ke Tim Saber Pungli. Semua bukti sudah kami berikan ke Tim Saber Pungli untuk ditindaklanjuti. Memang cukup lama pungli ini dilakukan oknum Dishub saat melayani uji KIR,” paparnya.

Menurutnya, sesuai aturan yang ditetapkan Dishub Kabupaten Tangerang retribusi KIR yang diterapkan hanya Rp 61 ribu/kendaraan. Adapun rinciannya, pajak retribusi Rp 22 ribu, uji emisi Rp 10 ribu, tanda uji Rp 9 ribu, pengecatan tanda samping Rp 10 ribu, ganti buku Rp 10 ribu. Rata-rata kendaraan yang uji KIR mencapai 150 unit/hari.

Tak sampai disana, lanjut Yosep juga, temuan pihaknya terhadap laporan retribusi pajak dari UPT KIR Dishub ke Pemkab Tangerang sangat timpang. Yakni mencapai Rp 25 juta/bulan, sementara jika dikalkulasikan dengan dana pungli Rp 300 ribu/unit kendaraan maka laporan keuangan yang harus diserahkan mencapai Rp 45 juta lebih/hari.

Artinya hampir setengah pendapatan liar ini masuk ke kantong pribadi pejabat Dishub Kabupaten Tangerang.
“Uang itu tak masuk ke kas daerah. Yang bertanggungjawab penuh pasti Kepala Dishub. Seharusnya Kepala Dishub mengecek persoalan pungli di UPT KIR bukan di diamkan begitu saja. Ini sudah masuk ranah korupsi dari sektor pajak,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi membantah pungli di UPT KIR yang dia pimpin tersebut. Karena dia telah mengintruksikan ke seluruh jajarannya untuk tidak meminta uang. Justru dirinya mencurigai aksi ini dilakukan oleh biro jasa.

”Uji KIR sudah sesuai dengan prosedur dan perda. Di sini ada tiga biro jasa yang sering mendaftarkan KIR dan selalu kami tolak. Pasti mereka ini yang berulah dengan membawa nama petugas. Untuk tarif retribusinya Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu/kendaraan,” tuturnya.

Ditambahkan Bambang, jika pihaknya telah siap jika sewaktu-waktu tim Saber Pungli Kemenko Polhukam memanggil dan memeriksanya terkait hal tersebut. Dirinya pun tak mempersoalkan laporan LPPNRI terkait dugaan pungli di UPT KIR. Itu lantaran pihak tidak pernah terlibat dengan masalah pungli tersebut.

”Buat apa dimasalahkan, toh memang tidak ada yang melakukan pungli. Kami sangat siap menempuh mekanisme hukum, jika dipanggil kami akan siap datang. Justru kami senang jadi semakin banyak yang mengawasi dan membuat pelayanan kami bebas dari calo dan pungli,” pungkasnya. (cok)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Wahidin: Stop Pungli di Banten Lama

Banten Raya / Cegah Pungli, BPN Lebak Gencar Sosialisasi PTSL

Banten Raya / Bupati Ancam Pecat Pelaku Pungli

Banten Raya / Pemkot Tangerang Segera Copot Lurah Paninggilan


Baca Juga !.