Ekonomi

Respon Positif Negosiasi Perang Dagang, Rupiah Menguat Tipis

Redaktur: Jakfar Shodik
Respon Positif Negosiasi Perang Dagang, Rupiah Menguat Tipis - Ekonomi

ASA DAGANG - Pasar bergairah setelah presiden AS Donald Trump tunda pengenaan tarif dagang.Foto : Dok/ANTARAFOTO

INDOPOS.CO.ID - Transaksi nilai tukar rupiah antarbank Jakarta menguat 40 poin menjadi Rp 14.018 per dolar Amerika Serikat (USD) dari sebelumnya di kisaran Rp 14.058 per USD. Itu dipicu perkembangan positif negosiasi dagang Amerika Serikat dan China.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengatakan informasi terbaru Presiden AS Donald Trump akan menunda pemberlakuan tarif impor terhadap China. Rencana Trump itu memberi harapan kepada pasar. “Meski Trump bilang cuma ditunda, tapi itu menimbulkan ekspektasi pasar kalau negosiasi berjalan baik," tutur Dini di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Menurut Dini, masalah perang dagang sangat sensitif dan berpengaruh terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kabar penundaan pemberlakuan tarif impor itu, sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global. “Mengingat IMF pernah bilang salah satu penyebab outlook perlambatan ekonomi global adalah perang dagang. Ini ada kabar positif, setidaknya itu sedikit mengurangi kekhawatiran," kata Dini.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp 13.995 per USD. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.995-14.023 per USD. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.007 per USD dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.079 per USD. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Rupiah Melemah Usai Terpilihnya Perdana Menteri Inggris

Ekonomi / Rupiah Ditutup Menguat, Dekati Angka Rp14.000

Headline / Rupiah Menguat Terbatas, Rp 13.918 per USD

Headline / Rupiah dan Indeks Saham Melemah Bersamaan


Baca Juga !.