Nasional

Ajak Para Kades Serukan Dana Desa Jokowi, Mendagri Diadukan ke Bawaslu

Redaktur: Jakfar Shodik
Ajak Para Kades Serukan Dana Desa Jokowi, Mendagri Diadukan ke Bawaslu - Nasional

LAPOR - Advokat Nusantara melaporkan Mendagru Tjahjo Kumolo ke Bawaslu. Foto : Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Advokat Nusantara melaporkan Mendagri Tjahjo Kumolo ke Bawaslu RI atas dugaan keberpihakannya ke Capres nomor urut 01 Jokowi di Gedung Bawaslu Jalan MH Thamrin Menteng Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Dalam acara Rakornas Penyelenggaran Pemerintah Desa pada 20 Februari 2019, Tjahjo meminta ribuan kepala desa meneriakkan nama Jokowi ketika ia mengucapkan 'dana desa'. 

"Menteri itu menyatakan pada acara tersebut, 'kalau saya bilang dana desa, jawab Pak Jokowi. Para peserta ingat ya anggaran dana desa itu karena ada presiden Pak Jokowi'. Itu yang dinyatakan Pak Tjahjo dalam acara tersebut," ujar Si Pelapor Dahlan Pido usai membuat laporan.

Dahlan menganggap Tjahjo berpihak ke Jokowi dengan menggiring opini karena Undang Undang desa lahir pada masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bukan pada masa pemerintahan sekarang.

"Mendagri melakukan tindakan menggiring opini yang menguntungkan Pak Jokowi atau merugikan Pak Prabowo. Padahal, dana desa bersumber dari APBN bukan dari Pak Jokowi," tuturnya.

Dalam laporannya, Dahlan melampirkan barang bukti berupa beberapa print out media online yang memberitakan Tjahjo melakukan hal tersebut.

Tindakan Mendagri menurut pelapor diduga melanggar Pasal 282, Pasal 283 dan Pasal 547 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal tersebut salah satunya mengatur larangan pejabat melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu selama masa kampanye. (jaa)

Berita Terkait

Megapolitan / ASN Bogor Masih Menunggu THR

Nasional / Sekjen Mendagri: Tak Ada Lagi Polemik soal THR PNS

Nasional / Mendagri: Smart City Jadi Solusi Masalah PerkotaanSYAMSIAH

Nasional / Tjahjo: Kita Harus Percaya Kepada KPU

Nasional / Banyak Petugas Pemilu Wafat, Ini Kata Mendagri

Nasional / Tak Lazim, Mendagri Pelajari Mundurnya Dahlan


Baca Juga !.