Investasi Rp 181 Miliar

INDOPOS.CO.ID – PT Synnex Metrodata Indonesia meresmikan logistic center di atas lahan seluas 20.000 meter persegi di MM2100 Industrial Estate, Cibitung. Logistic center yang didesain empat lantai dengan luas bangunan 22.000 meter persegi, dibangun di atas sebagian lahan seluas 5.500 meter persegi.

Pembangunan ini untuk mengantisipasi pertumbuhan bisnis lima tahun ke depan. Sisanya akan dimanfaatkan oleh perusahaan untuk proyeksi ke depan sesuai dengan perkembangan bisnis.

“Pembangunan logistic center ini merupakan salah satu strategi perusahaan dalam membangun kompetensi sebagai perusahaan distribusi atas sarana logistik,” ujar Presiden Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) Agus Honggo Widodo di Jakarta, Senin (25/2/2019) lalu. Pertumbuhan bisnis logistik, diakuinya sangat luar biasa. 

”Selama ini kami menyewa warehouse pihak ketiga. Karena volume perdagangan yang terus meningkat, maka kami membangun logistic center sendiri,” akunya.

Baca Juga :

Untuk membangun pusat logistik tersebut, pihaknya mengucurkan dana investasi sebesar Rp 120 miliar. Belum termasuk pembelian tanah sebesar Rp 61 miliar.

SMI dapat menghemat biaya logistik di area Jabodetabek sebesar kurang lebih 35 persen dibandingkan dengan menyewa kepada pihak lain. ”Dalam bisnis distribusi yang menjadi kompetensi utama adalah sarana logistik dan sistem yang mengatur seluruh  proses,” tuturnya.

Dengan adanya logistic centre, pihaknya menargetkan pendapatan Rp 25 triliun dalam lima tahun ke depan. ”Tahun 2017 lalu, kami membukukan pendapatan Rp 10,8 triliun dan tahun lalu naik sebesar Rp 12,7 triliun (belum diaudit). Semantara tahun ini kami menargetkan pendapatan Rp 14,3 triliun,” tutupnya. (dew)

Komentar telah ditutup.