Daerah

Kurir Sabu Terancam Hukuman Mati

Redaktur: Nurhayat
Kurir Sabu Terancam Hukuman Mati - Daerah

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak lima orang kurir sabu-sabu jaringan Provinsi Kalimantan Selatan, yang ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah dengan barang bukti 1 kilogram sabu terancam hukuman mati. ”Pasal yang kami sematkan kepada mereka yakni Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya paling rendah 20 tahun dan paling tinggi adalah hukuman mati,” kata Kabid Pemberantasan BNNP Kalteng AKBP I Made Kariada di Palangka Raya, Selasa (26/2/2019).

Dia menerangkan, kelima kurir tersebut tertangkap membawa sabu-sabu seberat satu kilogram di Jalan Trans Kalimantan Kelurahan Taruna, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng.

Para kurir narkoba yang berhasil ditangkap BNNP Kalteng itu yakni HR (31), MS (23) dan JH (39) berjenis kelamin perempuan beralamat sama di Jalan Sungai Madang, Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kalsel.

Selanjutnya, kurir berinisial BR (20) tercatat berstatus warga Jalan Keliling Bentengulu, Kelurahan Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kalsel. Kemudian satu jaringan lagi berinisial DZ (34) berstatus warga Jalan Haru Manis III, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya.

”Kelimanya ditangkap tanpa ada perlawanan apapun beserta barang bukti yakni sembilan bungkus yang dilakban menggunakan isolasi berwarna coklat berisikan 11 bungkus plastik klip berisikan sabu dengan berat total satu kilogram,” ucapnya.

Made menjelaskan, penangkapan kelima tersangka tersebut bermula dari laporan masyarakat. Bermodalkan informasi tersebut petugas BNNP Kalteng pun mencium gerak gerik para tersangka. Akhirnya empat orang tersangka yang menggunakan sebuah mobil jenis Avanza dengan Nopol DA 8494 AV berhasil ditangkap.

Penangkapan HR,MS, JH dan BR pada hari Senin (4/2/19) sekitar pukul 20.30 WIB. Dalam aksi penyergapan, empat kurir tersebut tidak melakukan perlawanan. ”Setelah menangkap empat tersangka, petugas kembali mengembangkan ke mana rencana barang tersebut akan di kirim. Ternyata dari satu kilogram sabu tersebut, 200 gramnya akan diserahkan ke DZ. DZ kemudian diamankan di rumahnya,” kata dia.

Perwira Polri berpangkat melati dua tersebut menambahkan, petugas juga masih melakukan pengejaran terhadap bos atau pengendali barang haram tersebut. Orang tersebut sering dipanggil Gundul yang informasinya berada di dalam Lapas Teluk Dalam, Provinsi Kalimantan Selatan. ”Kami akan terus coba kembangkan perkara ini, guna menangkap jaringan sekaligus bandar besarnya di balik mereka ini,” kata Made. (ant)

Berita Terkait

Internasional / Shamima Begum Hadapi Hukuman Mati

Hukum / BNN Amankan 52 Kg Sabu Dalam Kemasan Teh China

Daerah / Jangan Bawa Jimat ke Arab Saudi, Ancamannya Hukuman Mati

Nasional / Dua WNI Bebas dari Hukuman Mati

Internasional / Arab Saudi Ancam Hukum Mati WNI Gara-Gara Bawa Jimat

Nusantara / BNNP Kalteng Tembak Pembawa Sabu 500 Gram


Baca Juga !.