Denuklirisasi Gagal, Masa Depan Ekonomi Korut Suram 

INDOPOS.CO.ID – Korea Utara (Korut) tidak mempunyai masa depan dengan senjata nuklir. Potensi ekonomi Korut sangat potensial dan brilian kalau membuat kesepakatan. “Dengan senjata nuklir itu hanya mimpi,” tutur Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada konferensi aksi politik konservatif Sabtu (2/3/2019) waktu setempat.

Sementara, Pentagon membenarkan AS dan Korea Selatan (Korsel) sepakat mengakhiri latihan militer gabungan. Trump menyebut hubungan dengan Korut tampak sangat, sangat, sangat kuat.

Di Vietnam pekan ini, pertemuan kedua antara Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un berakhir tanpa mencapai kesepakatan. Sanksi terhadap Korut urung dicabut krena negara itu tidak mau menghentikan program nuklir.

AS dan Korut bakal melanjutkan pembicaraan, tetapi waktu dan tempat belum dibahas khusus. Menurut satu pernyataan, penjabat Kepala Pentagon Patrick Shanahan berbicara dengan rekan sejawatnya dari Korsel sepakat menyesuaikan program latihan.

“Keputusan aliansi menyesuaikan program pelatihan mencerminkan keinginan kami untuk mengurangi ketegangan serta dukungan kami bagi usaha-usaha diplomatik untuk mencapai denuklirisasi penuh Semenanjung Korea dalam ragam akhir yang diverifikasi penuh,” kata Pentagon.

Militer Korsel mengeluarkan pernyataan serupa, untuk mengakhiri latihan militer gabungan pada musim semi. (ant)

 

Komentar telah ditutup.