Gunung Merapi Berstatus Waspada, Ini Penjelasan PVMBG

INDOPOS.CO.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jogjakarta kembali mengumumkan perkembangan terkini aktivitas Gunung Merapi.

Kepala PVMBG, Kasbani menjelaskan guguran lava terjadi enam kali, amplitudo 3 sampai 28 mm, durasi terlama 9 hingga 53 detik. ”Gempa hybrid/fase banyak tercatat lima kali, amplitudo 3 hingga 20 mm, dengan durasi terlama 10 detik,” terang Kasbani Selasa (5/3/2019). 

Baca Juga :

Adapun gempa vulkanik tercatat satu kali dengan amplitudo 70 mm dan durasi terlama 34 detik. ”Aktivitas vulkanik Gunung Merapi sampai saat ini masih tetap di level II (waspada) dengan rekomendasi daerah bahaya di dalam radius 3 kilometer (km) dari kawah.  Di luar radius bahaya itu, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” ucapnya ketika dikonfirmasi.

Ia menyebutkan aktivitas itu tercatat mulai pukul 00.00 hinga 24.00 WIB. ”Pada pengamatan visual terlihat adanya asap solfatara warna putih. Intensitas tipis, sedang hingga tebal pada ketinggian 50 meter di atas puncak,” ucapnya. (zbs)

Baca Juga :

Komentar telah ditutup.