Ekonomi

Rupiah Rebound Setelah Lima Hari Terkoreksi 

Redaktur: Jakfar Shodik
Rupiah Rebound Setelah Lima Hari Terkoreksi  - Ekonomi

Foto ilustrasi antara

INDOPOS.CO.ID - Nilai tukar ditransaksikan antarbank Jakarta Selasa sore akhirnya menguat tipis. Maklum, sepanjang lima hari perdagangan secara beruntun mengalami koreksi. Rupiah surplus 2 poin menjadi Rp 14.128 per dolar Amerika Serikat (USD) dari sebelumnya Rp 14.130 per USD.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengatakan penguatan rupiah lazim terjadi setelah pelemahan lima hari beruntun. Itu dipicu sentimen eksternal yang menunjukkan minat pelaku pasar terhadap dolar masih tinggi. “Jadi, setelah kabar adanya final negosiasi dagang Amerika-China, ternyata dolar paling banyak diburu. Ini buat nilai dolarnya naik dan berpengaruh pada turunnya nilai rupiah," ujar Dini di Jakarta, Senin (5/3/2019).

Menurut Dini, nilai tukar rupiah pekan ini kecenderungannya masih akan melemah karena pasar masih berburu dolar, kendati ekonomi Amerika belum meningkat secara pesat. “Dolar banyak diminati karena hanya dolar punya prospek paling menguntungkan bagi para pelaku pasar. Soalnya data-data ekonomi menunjukkan perekonomian ekonomi Amerika masih solid, meski tidak berkembang secara signifikan," imbuh Dini.

Kurs rupiah pagi dibuka melemah Rp 14.148 per USD. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.128-14.154 per USD. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.146 per USD dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.149 per USD (ant).

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Rupiah Melemah Usai Terpilihnya Perdana Menteri Inggris

Ekonomi / Rupiah Ditutup Menguat, Dekati Angka Rp14.000

Ekonomi / Pagi Rupiah Menguat, Sore Loyo

Headline / Rupiah Menguat Terbatas, Rp 13.918 per USD

Headline / Rupiah dan Indeks Saham Melemah Bersamaan


Baca Juga !.