Daerah

Jalan Utama Putus Akibat Banjir

Redaktur: Heryanto
Jalan Utama Putus Akibat Banjir - Daerah

MELUAP-Warga melintasi banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/3/2019). Sedikitnya delapan kecamatan dengan 5.271 kepala keluarga terdampak banjir akibat luapan Sungai Citarum. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.

INDOPOS.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan banjir yang melanda Kabupaten Bandung, hingga Kamis (7/3/2019), menyebabkan jalan utama Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Dayeuhkolot terputus, tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan dua.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat, banjir di Kabupaten Bandung diakibatkan oleh tingginya curah hujan disertai angin kencang di kawasan tersebut, yang mengakibatkan meluapnya air Sungai Citarum.

Pusdalops PB BPBD Provinsi Jawa Barat juga melaporkan untuk jalan utama Kecamatan Bojong Soang, Kabupaten Bandung bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan dua. Selain itu, BPBD Provinsi Jawa Barat juga membantu BPBD Kabupaten Bandung, dengan mengirimkan mesin pompa sebanyak tiga unit, satu unit Mobil pompa portable dari Satgas Banjir DPU Kota Bandung ke lokasi banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, menyatakan banjir telah merendam 11 kecamatan setempat, hingga Kamis, dan terdampak paling parah adalah Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot serta Andir.

"Total hingga hari ini ada 11 kecamatan yang teredam, terparah itu di Baleendah, Dayeuhkolot dan Andir," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Achmad Djohara, ketika dihubungi di Kabupaten Bandung. (ant)

Berita Terkait

Banten Raya / Banyak Turap Rusak, Banjir Jadi Ancaman Serius

Megapolitan / Banjir Menyapa saat Sahur Perdana


Baca Juga !.