Nasional

Pastikan Izin Lancar Tanpa Makelar

Redaktur: Riznal Faisal
Pastikan Izin Lancar Tanpa Makelar - Nasional

AKOMODIR NELAYAN- Acara deklarasi HNSI mendukung pasangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Ma'ruf Amin di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Senin (11/3/2019). Foto : Neli/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Keluhan semakin sulitnya perpanjangan izin kapal penangkap ikan masih saja datang dari para pemilik kapal. Mereka mengeluhkan 2018-2019 izin kapal semakin sulit. Sementara Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) M Zulfikar Muchtar  mengatakan sebaliknya. Sekarang 7-11 hari juga bisa, asal lengkap dan berkas dan laporan benar.

"Pemilik jangan pakai makelar atau pengurus atau pelobi, ini yang sejak dulu mayoritas dilakukan," ujar Zulfikar saat dihubungi Selasa (12/3/2019).

Menurut Zulfikar, beberapa hal seperti dokumen harus lengkap, sesuai aturan. LKU/LKP harus benar. Tidak boleh asal tulis, karena negara dirugikan," katanya. Zulfikar menambahkan dengan berbagai aturan yang konsisten diterapkan pengusaha mulai lebih patuh. "Makanya lebih cepat. Tidak ada lagi tumpukan berkas," ungkapnya. 

Sementara itu, Lho Bun Tjuan, pemilik Sinar Samudra 1 mengeluhkan, izin kapalnya tak kunjung keluar meski mengurus izin sudah satu bulan lebih. "Sebulan sebelum habis izin kapal sudah kami perpanjang. Sering ditolak, kami gak paham masalahnya dimana. Kalau laporan pajak dan lainnya kami pasti melakukan dengan benar  yang penting kapal melaut karena kalau kelamaan tertambat di pelabuhan banyak kerugian," akunya. 

Keluhan ini ditanggapi oleh Ketua Umum Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Yussuf Solichien. Di sela-sela acara deklarasi HNSI untuk Jokowi -Ma'ruf Amin belum lama ini mengatakan pihaknya sudah mendatangi Menteri KKP Dan Dirjen Perikanan Tangkap untuk memberikan solusi mempercepat izin. 

"Sebagai organisasi yang mengakomodir kepentingan nelayan tentu itu kami perjuangkan. Laut harapan dan masa depan bangsa karena itu pengelolaan laut dilakukan secara profesional. Dengan segala macam permasalahan yang kompleks, kami minta Menteri Kelautan dan Perikanan kedepanb yang memiliki wawasan yang luas memiliki kepentingan terhadap nelayan,” kata Yussuf. 

HNSI juga mengusulkan dibentuknya Bank Nelayan dan Badan Urusan Logistik (Bulog) khusus perikanan. “Karena HNSI merupakan lembaga profesi, independen, dan nonpartisan, maka kebijakan pemerintah harus  pada nelayan. Jika tidak maka kami akan menjadi garda terdepan yang mengkritisi kebijakan tersebut," pungkas Yussuf Solichien. (nel)

Berita Terkait

Bola Dunia / Toni Kroos akan Bertahan bersama Real Madrid Hingga Juni 2023

Bola Dunia / Real Madrid Serius Memperbaiki Diri Musim Depan

Bola Dunia / Sukses Isco-Zizou

Bola Dunia / Tancap Gas, Zizou Rekrut Eder Militao

Bola Dunia / Tancap Gas, Zizou Rekrut Eder Militao


Baca Juga !.