Ekonomi

16 Ribu Tenaga Kerja Konstruksi Terima Sertifikat Kompetensi dari Presiden

Redaktur: Riznal Faisal
16 Ribu Tenaga Kerja Konstruksi Terima Sertifikat Kompetensi dari Presiden - Ekonomi

Ilustrasi pekerja konstruksi

INDOPOS.CO.ID - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyerahkan sertifikat kompetensi kerja kepada perwakilan dari 16 ribu tenaga kerja konstruksi.

Jumlah ini terdiri dari 13.900 peserta tenaga kerja terampil dan 2.100 tenaga kerja ahli bidang konstruksi dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Penyerahan itu diselenggarakan di Istora Senayan Jakarta, Selasa (12/3/2019).

“Pemerintah masih terus mendorong pengembangan sumber daya manusia, tidak terkecuali di sektor konstruksi. Karena, dengan makin banyaknya tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat, tentu akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjamin mutu dan kualitas pembangunan infrastruktur,” ujar Presiden.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018, tenaga kerja konstruksi berjumlah 8,3 juta, sedangkan tenaga kerja bersertifikat hanya 7,4 persen, atau sebanyak 616 ribu orang dengan rincian, 419 ribu tenaga kerja terampil dan 197 ribu tenaga kerja ahli (data LPJKN, Januari 2019).

Tahun ini, Kementerian PUPR menargetkan 212 ribu tenaga kerja konstruksi bersertifikat melalui program pelatihan dan sertifikasi reguler, maupun jalur vokasional (sebanyak 16 ribu orang) atas anggaran APBN, dan 300 ribu tenaga kerja konstruksi bersertifikat melalui LPJK dan sumber dana lainnya. Dengan demikian tahun ini Kementerian PUPR menargetkan 512 ribu tenaga kerja konstruksi bersertifikat.

Selain itu, dalam menghadapi era industri 4.0, Kementerian PUPR terus mengembangkan berbagai inovasi, salah satunya sertifikat elektronik. Sertifikat elektronik diharapkan mampu memudahkan akses informasi sumber daya konstruksi, serta meningkatkan kualitas dan akurasi sistem perencanaan pembangunan proyek infrastruktur.

Sebelum dilakukan penyerahan sertifikat ini, dari periode Oktober 2018 sampai dengan Maret 2019, Kementerian PUPR sudah melakukan sertifikasi terhadap 127.846 tenaga kerja konstruksi, yang terdiri dari 84.774 tenaga terampil dan 43.072 tenaga ahli serta dilakukan sertifikasi terhadap warga binaan yang memenuhi syarat dan sampai saat ini sudah berjumlah 3.267 orang di 53 Lembaga Pemasyarakatan. (ald)

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.