Megapolitan

Pohon Tumbang Ancam Kota Bekasi, 4 Ribu Pohon Cuma Diawasi 12 Petugas

Redaktur: Syaripudin
Pohon Tumbang Ancam Kota Bekasi, 4 Ribu Pohon Cuma Diawasi 12 Petugas - Megapolitan

BENCANA-Petugas BPBD Kota Bekasi saat mengevakuasi pohon tumbang dan reklame di Jalan Perjuangan, Kecamatan Bekasi Utara, pekan lalu. Foto: Deny Iskandar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wilayah Kota Bekasi yang cukup rimbun oleh banyaknya pepohonan agar wilayah itu asri, ternyata menyimpan ancaman serius. Pasalnya, ribuan pohon yang tumbuh di wilayah itu rawan tumbang. Terutama saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah penyangga DKI Jakarta tersebut.

Belum lama ini, belasan pohon yang tumbang terjadi saat Kota Bekasi dilanda hujan deras dan angin kencang. Penyebab tumbangnya pohon-pohon besar itu, lantaran memiliki ketinggian sekitar 10 meter dan usianya juga di atas lima bahkan puluhan tahun.

Seperti yang terjadi Minggu (10/3/2019), pohon tumbang terjadi di Jalan Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur. Sebanyak delapan pohon tumbang, dan satu papan nama petunjuk arah roboh usai angin kencang melanda wilayah tersebut.

Peristiwa pohon tumbang juga terjadi di Jalan Baru, Underpass Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, sebanyak empat pohon tumbang. Dengan rincian, satu di Jalan Cempaka, Perumahan Bekasi Jaya Indah, Kecamatan Bekasi Timur dan dua pohon tumbang di Jalan Perjuangan, Kecamatan Bekasi Utara.

Wakil Ketua Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Karsono mengatakan, seluruh pohon yang tumbang itu jenis angsana. Menurut dia, pohon itu banyak tumbuh di pinggir-pinggir jalan. Pohon itu ditanam untuk penghijauan pada awal tahun 2000-an.

”Jenis pohon angsana dikenal rapuh kalau usianya tua. Jadi mudah tumbang," katanya, Selasa (12/3/2019). Karsono menambahkan, usia pohon angsana yang ada di Kota Bekasi rata-rata usinya 5 tahun lebih dengan ketinggiannya mulai 10 meter hingga belasan meter.

Dia juga mengakui, pohon angsana memang membuat kesejukan bila musim kemarau. ”Tapi kalau sudah disapu angin kencang, akar pohonnya tidak kuat. Akhirnya bisa roboh,” ucapnya lagi. Dia juga mengatakan, seluruh pohon yang tumbang minggu lalu sudah dirapihkan.

Selain itu juga, ratusan pohon angsana yang ada di Kota Bekasi dipangkas guna menghindari tumbang. Dia bersyukur, pada insiden pekan lalu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian pohon tumbang tersebut. "Tidak ada korban jiwa, walau banyak pohon tumbang dan reklame ambruk,” paparnya.

Berdasarkan data yang diperoleh INDOPOS, tercatat ada sekitar 4.000 pohon besar yang tumbuh di seluruh ruas jalan di Kota Bekasi. Ketinggian pohon itu beragam mulai dari 10 meter hingga belasan meter. Bila tidak dipangkas, ribuan pohon besar itu rawan tumbang dan mengancam warga.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan personel yang fokus mengawasi pohon sedikit, hanya ada dua tim. Tim itu bernaung di bawah Dinas Lingkungan Hidup (LH). Masing-masing tim itu hanya berjumlah enam orang.

”Memang perlu ada penambahan personel, agar insiden pohon tumbang itu bisa ditangani lebih cepat,” terangnya. Bukan itu saja, Tri menyebut evaluasi bukan hanya pada pohon rindang dan tua, tetapi juga reklame atau jembatan yang rawan roboh atau ambruk.

”Angin yang kencang perlu dijadikan evaluasi untuk pemasangan reklame,” terangnya. Karena itu, dia meminta kepada dinas yang menangani pohon agar lebih intens mengevaluasi pohon besar, rimbun, dan tua yang berpotensi ambruk. (dny)

Baca Juga


Berita Terkait

Banten Raya / Musim Penghujan, Antisipasi Pohon Rawan Tumbang

Jakarta Raya / Waspada Pohon Tumbang

Megapolitan / Waspada Enam Jalan Rawan Pohon Tumbang

Jakarta Raya / Ramai - Ramai Tumbang


Baca Juga !.