Internasional

Wakil Sekjen PBB Kunjungi Daerah Operasi TNI di Lebanon

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Wakil Sekjen PBB Kunjungi Daerah Operasi TNI di Lebanon - Internasional

ISTIMEWA- Suasana saat Wakil Sekjen PBB melakukan kunjungan ke Operasi Pemeliharaan Perdamaian Mr. Jean-Pierre Lacroix, Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Minggu (10/3/2019). Foto: Dispenad fot INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Wakil Sekjen PBB melakukan kunjungan ke Operasi Pemeliharaan Perdamaian Mr. Jean-Pierre Lacroix, Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Minggu (10/3/2019). Kunjungan Wakil Sekjen PBB itu langsung diterima oleh Dansatgas Indobatt Konga XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya.

Selain Arfan, Wakil Sekjen PBB itu juga disambut langsung oleh Dansektor Timur UNIFIL Brigadier General Antonio Romero Losada dan Force Commander (FC) UNIFIL Major General Stefano Del Col.

Arfan mengungkapan, kunjungan itu untuk memastikan pembangunan T-Wall, Temporary Point (TP) 36 dan 37. Karena menurut Arfan, disana tempat yang paling sensirif antara Israel dan Lebanon.

“Jarak antara TP. 36 dengan TP. 37 sekitar 1,5 km. Secara kebetulan wilayah paling sensitif dan paling memungkinkan terjadinya kontak tembak antara Israel dan Lebanon ini masuk dalam Area Of Authority, Satgas Indobatt,” kata Arfan dalam keterangan tertulisnya yang diterima INDOPOS, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Arfran menyampaikan, T-Wall yang dibangun sebagai pembatas atara Israel dan Lebanon. Sehingga, pihak Israel tidak memiliki akses untuk ke Lebanon. “T-Wall itu untuk mengurangi terjadinya kontak tembak antar pasukan kedua negara itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arfa Yudha menyampaikan bahwa di daerah operasi Satgas Indobatt terdapat beberapa wilayah yang merupakan rangkaian dari Blue Line (Garis Demarkasi) yang membatasi wilayah Lebanon dan Israel, yang saat ini telah dibangun T-Wall dan pagar besi diatasnya (iron net dan iron grill).

“Seperti Panorama Point, Flag Point, TP 36  dan TP 37 dan beberapa hot spot lainnya,” terang Arfa Yudha.

Namun demikian, ucap Arfan hingga kini tidak terjadi insiden yang menonjol antar kedua belah pihak maupun terhadap pihak UNIFIL.

“Harapan kita, situasi damai seperti saat ini terus terpelihara demi masa depan kedua negara ini khususnya, dan perdamaian dunia pada umumnya,” harapnya. (bar)

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Situasi Pulau Adonara Mulai Kondusif

Nasional / Satu SST Brimob Amankan Pulau Adonara

Nasional / Tentara Wanita Jaga MK Sampai Pagi

Headline / Polisi Adang Peserta Demo 22 Mei


Baca Juga !.